Tomohon–Setelah sekian lama tertunda, akhir pemerintah akan melakukan pembebasan lahan jalan Manado-Tomohon yang direncanakan dilakukan pada tahun ini. Bahkan Pemprov Sulut dikabarkan telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan untuk dana sharing bagi 2 kabupaten/kota sudah disiapkan sebesar Rp5 miliar.
Hal ini diakui oleh salah satu anggota Deprov Sulut Dapil Tomohon-Minahasa, Bart Senduk saat menghadiri rapat paripurna istimewah HUT Kota Tomohon belum lama ini.
“Memang ada anggaran kurang lebih Rp5 miliar untuk pembebasan lahan jalan Manado-Tomohon,” jelas Senduk.
Meskipun demikian, kata Senduk, anggaran yang disiapkan tersebut sangay kecil sehingga diharapkan pemerintah daerah yakni Pemkot Tomohon dan Pemkab Minahasa harus menyediakan dana tambahan mengingat yang disiapkan Pemprov Sulut hanya dana sharing.
“Jalan Manado-Tomohon melewati 2 daerah sehingga 2 pemerintah juga harus turut menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan nantinya,” ungkap Senduk.
Dikatakannya, dengan adanya pembebasan lahan pada tahun ini, kemungkinan besar pengerjaan pelebaran jalan Manado-Tomohon akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang. Dan untuk menghindari terjadinya masalah soal tanah warga yang akan dibebaskan, maka dipastikan akan ada tim khusus yang dibentuk pemerintah untuk menafsir nilai jual lahan.
“Ada tim nantinya yang akan menghitung nilai tanah. Jadi diharapkan warga tidak menjual laham dengan harga tak wajar atau terlalu tinggi. Sebab, dengan adanya pelebaran jalan tersebut, akan lebih menggairahkan perekonomian kota Tomohon,” tambahnya.(maria)




















