Mitra – Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tahun 2014 sudah semakin dekat, sejumlah tokoh masyarakat Minahasa Tenggara (Mitra) meminta warga untuk jeli memilih calon wakil rakyatnya.
Apalagi saat ini menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para wakil rakyat, yang dianggap gagal memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.
Seperti diutarakan, Ronald Sahelangi selaku salah satu tokoh pemerhati Mitra mengatakan, dimana ada fenomena yang seolah akan membudaya yakni seorang wakil rakyat kini lebih fokus pada kepentingan pribadi atau pun partainya dan tak lagi memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.
“Salah satu contoh tugas dan fungsi pengawasan yang masih jauh dari harapan. Demikian pun sejumlah pembahasan anggaran yang belum memprioritaskan hal-hal urgen yang dibutuhkan masyarakat,” kata Sahelangi.
Dicontohkannya, sejumlah proyek asal jadi yang hampir didapati disetiap pengerjaan proyek yang luput dari pengawasan. “Bahkan sejauh ini, saya melihat adanya sejumlah oknum yang diketahui memiliki moral bobrok yang tak layak ditiru yang bukan saja kita lihat terjadi di pusat, namun juga di daerah kita sendiri,” ujar sahelangi.
Berangkat dari hal ini, dia meminta agar masyarakat harus mampu mengangkat figur potensial yang dilihat dari semua sisi dan dirasakan mampu untuk mewakili aspirasi rakyat.
“Jangan hanya melihat dari segi materi, akan tetapi dari Sumber Daya Manusianya dan paling penting harus peka membaca kebutuhan masyarakat,” tandas Sahelangi.














