Jakarta – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, memaparkan materi dalam pembahasan lanjutan desk pendalaman nominasi Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Rabu (14/08) ini, juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Desk Pembahasan Lanjutan KPP RPJMN 2025-2029.
Tujuan dari Rancangan awal RPJMN 2025-2029, bidang perdesaan menjadi Prioritas Nasional ke-6 (PN-6) ini sendiri yakni, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan sesuai dengan Misi Asta Cita Presiden terpilih yang ke-6.
Dalam pembahasan RPJMN 2025-2029 disebutkan bahwa bidang perdesaan termasuk kawasan transmigrasi, Kementerian PPN/Bappenas melibatkan Kementerian Desa PDTT. Saat ini sudah disepakati 45 kawasan transmigrasi yang akan menjadi prioritas nasional.
Sedangkan kawasan perdesaan yang akan menjadi prioritas nasional sudah disepakati indikasinya sebanyak 24 kawasan perdesaan.
Kegiatan ini dihadiri, Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah Kementerian Koordinator PMK, Koordinator Kementerian PMK, Tenaga Ahli Muda Bappenas, Perwakilan Kementerian Desa PDTT.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Lynda Watania didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa, Dr Riviva Maringka MSi, Kadis PMD Arthur Palilingan SH, dan Plt Kaban Bappelitbangda.(fernando lumanauw)




















