Safari Natal di Tondano, Sekda Watania Sampaikan Hal Ini

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melanjutkan Safari Natal di Kecamatan Tondano Raya, Remboken, Eris, Kakas Raya, Lembean Timur dan Kombi, yang dipusatkan di Gereja GMIM Riedel Wawalintouan Tondano, Selasa (02/12) siang.

Pada Safari Natal kali ini, rombongan Pemkab Minahasa dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr Lynda D Watania MM MSi. Dimana, Ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus ini dipimpin Pdt Dr Dan Sompe MTh, yang mengambil pembacaan Alkitab dalam Kitab Yeremia 23:1-8, berjudul “Janji Tentang Tunas Daud yang Adil”.

Sekda Watania saat menyampaikan pesan Natal mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP mengatakan, Natal adalah momen sukacita iman yang membawa pesan damai dan kasih bagi seluruh umat manusia.

“Perayaan Natal bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi saat untuk merefleksikan makna kehadiran Sang Juru Selamat di tengah dunia,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani kasih Kristus dengan memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.

“Natal mengingatkan kita bahwa kasih tidak sekadar kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata: di keluarga, komunitas, dan di tempat kita beraktivitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda Watania menegaskan bahwa Pemkab Minahasa terus berkomitmen menyelaraskan setiap program dengan kebutuhan masyarakat, serta memohon dukungan masyarakat untuk bersinergi dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Safari Natal ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat lanjut usia, warga kurang mampu, serta bantuan bagi keluarga berisiko stunting.

“Bantuan ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” jelas Watania.

Sekda Watania mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta menjaga keselamatan bersama. Ia juga menyampaikan beberapa imbauan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yakni, melaksanakan ibadah dalam suasana damai serta saling menghormati antar umat beragama. Tidak mengonsumsi minuman keras yang berpotensi memicu konflik. Menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Rayakan ibadah syukur sesuai kemampuan, menghindari pemborosan dan perilaku konsumtif. Mewaspadai informasi hoaks serta tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan tertentu,” tukasnya.

Menutup pesan Natal, Sekda Watania mengajak seluruh masyarakat Minahasa untuk merenungkan perjalanan sepanjang tahun dan menyambut Natal dengan hati penuh syukur.

“Mari kita terus berbuat baik, bekerja keras, dan melayani sesama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya mengucapkan: Selamat menyambut Natal Yesus Kristus 2025. Kiranya terang Kristus tinggal dalam hati kita, membawa damai sejahtera bagi keluarga, gereja, dan Minahasa tercinta,” pungkasnya.

Dalam safari Natal ini, Pemkab Minahasa menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pokok kepada orang tua lanjut usia dan warga yang kurang mampu.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan