Manado – Pengucapan Syukur sebagai tradisi religius warga Minahasa akan dirayakan masyarakat Minahasa Selatan, Minggu (14/7). Berkaitan dengan itu, Gubernur Sulut, SH Sarundajang, Jumat (12/7), menghimbau masyarakat untuk larut dalam pesta pora.
Pasalnya, menurut orang nomor satu Sulut ini, pengucapan merupakan suatu ungkapan iman kita kepada Tuhan. “Karena itu perlu saya ingatkan agar warga dalam memaknai, tidak melenceng pada hakekat pengucapan itu yang sebenarnya, apa lagi sampai terjadi mabuk-mabukan, itu hanya merugikan diri sendiri,” himbaunya.
Lanjutnya, Pemprov bersama Polda SULUT saat ini sementara menggalakan gerakan mapalus kamtibmas, dimana masyarakat diajak untuk menjaga bersama masalah keamanan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat.
“Karena itu saya mengajak warga yang hendak berpengucapan, agar tonjolkan ungkapan iman kepada Tuhan, dengan tidak melakukan hal-hal yang kontraproduktif dengan makna pengucapan syukur, apa lagi dengan tindakan melanggar hukum,” pungkasnya.




















