Siswa SMA/SMK Minsel Coret Seragam Sekolah

Minsel – Tradisi coret mencoret seragam sekolah jelang mendengar kelulusan, masih saja terjadi di lingkup sekolah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Pasalnya, walaupun sudah diberi peringatan pemerintah dan sekolah untuk tidak ada lagi coret-coret seragam, tetapi masih saja terjadi, dimana siswa SMA dan SMK lakukan corat coret itu.


Kepala sekolah di SMA dan SMK saat dimintai keterangan CSN mengatakan, kalau pihak sekolah sudah menegur, sekaligus membawa hasil kelulusan kesetiap rumah, tetapi tetap saja mereka melakukan corat mencoret.


“Pihak sekolah sudah beberapa kali menegur sampai kami mengusir dari lingkungan sekolah agar jangan ada lagi aksi corat mencoret, akan tetapi tetap saja semua siswa tak perduli, malahan mereka melakukannya di luar lingkungan sekolah,”. kata salah satu Kepsek di Amurang yang enggan dipublis namanya.


Di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Hendrie Lumampow SH mengatakan, kalau pihaknya sudah membuat sosialisasi ke setiap sekolah, agar pada waktu  mendengar kelulusan, diharapkan tidak ada corat mencoret seragam sekolah.


“Walaupun dari pihak sekolah dan dinas sendiri sudah menegur, para siswa masih saja melakukan hal tersebut, takutnya  para siswa melakukan hal menyimpang lainnya, seperti seks bebas, miras, dan menggunakan obat obatan terlarang,”. jelasnya.


Lanjut Lumampow, pihaknya akan menurunkan tim untuk mengawasi akan siswa yang melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. “Data yang ada, kalau dari 1162 siswa di SMK dan 1103 untuk SMA yang mempunyai lulus 100 persen adalah dari SMK dan untuk dari SMA sendiri hanya 1010 yang dinyatakan lulus, dan tidak lulus hanya 3 siswa saja,” tambahnya . 

Tinggalkan Balasan