Solar dan LPG Mulai Langka di Bitung

Bitung – Meski depot Pertamina serta pelabuhan laut ada di kota Bitung, namun bahan bakar minyak jenis solar dan gas LPG jenis 3 kg, mulai langka di Bitung.


Tidak hanya itu, banyak tabung gas ukuran 3 Kg yang ternyata sudah tidak sesuai, karena isinya hanya berkisar 1 kg. 


Tak pelak hal ini mendapat keluhan dari sejumlah warga. “Sebenarnya ada permainan apa dengan kelangkaan gas ukuran 3 kg. Sudah begitu, isinya juga tidak sesuai,” ujar Tintin, warga Girian.


Sementara itu, ratusan sopir angkutan barang mengancam akan menggelar aksi demontrasi atau demo mogok mengangkut barang akibat kelangkaan solar. 


Hal ini diungkap sejumlah sopir angkutan barang jenis tronton dan truk. “Kalaupun dapat harus antri berjam-jam. Kalau ini terjadi terus kami akan melakukan aksi demo,” tandas Arman dan Buang sopir angkutan barang saat antri di SPBU Madidir. 


Menariknya, sebuah sumber menyebutkan, kelangkaan BBM Solar ini, diduga kuat karena ada permaianan antara pihak SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dan oknum pengusaha terkait. 


“Biasanya jatah setiap SPBU sebanyak 16 ribu KL, itu biasanya masuk jam 10 pagi, anehnya belum sampai sore katanya sudah habis,” beber sumber. 


Sumber juga membeberkan, saat ini pengisian solar untuk angkutan barang hanya sekitar 6 KL. ”Sisanya yang lain dikemanakan,” tandas sumber lagi. 


Menanggapi akan hal ini, aktifis LSM Muzakir ‘Polo’ Boven meminta aparat kepolisian proaktif melakukan pengawasan. “Kepolisian harus proaktif melakukan pengawasan. Ini sudah berlangsung lama dan dampaknya pada suplay barang kebutuhan pokok masyarakat,” tandas Boven sembari meminta jika diketahui ada oknum yang terlibat agar ditindak tegas untuk mebuat efek jera bagi yang lain. 

Tinggalkan Balasan