Tomohon – Menapaki 70 Tahun Indonesia Merdeka yang baru saja diperingati, Kota Tomohon melejit dengan cepat seiring dengan era kepemimpinan Walikota Jimmy F Eman SE Ak. Sosok Eman dinilai telah menapaki visi Tomohon yaitu
terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius, mandiri,nsejahtera, berwawasan lingkungan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan mendunia, sehingga Tomohon kian bersinar.
Sejumlah terobosan yang berhasil dilakukan pemerintah, telah menghipnotis masyarakat nasional dan internasional. Tentu saja dengan kesejahtraan masyarakat Tomohon yang dinikmati masyarakatnya dan menyentuh kebutuhan utama publik. Hal ini tergambar dari torehan penting yang.telah digoreskan dalam tinta emas untuk kemajuan pembangunan dan.kemasyarakatan yang telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat yakni dari Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Koperasi dan seluruh elemen masyarakat dari berbagai tingkatan sampai kepada para petugas kebersihan yang ada di Kota Tomohon yang merasakan
dampak dari kepemimpinan Walikota Eman.
Seperti yang disampaikan Adri Mongi dan Fanny Soputan yang sehari-hari berprofesi sebagai petugas kebersihan yang ada di Kota Tomohon.
Mongi yang sehari-hari beraktivitas sebagai sopir mobil sampah sangat bangga memiliki walikota seperti Jimmy F Eman SE Ak.
Begitu juga yang disampaikan secara polos oleh Fanny Soputan sebagai petugas kebersihan (Cleaning Service) yang sehari-hari bergelut dengan sampah yang ada di Kota Tomohon.
Soputan mengatakan bahwa Walikota Jimmy F Eman SE Ak merupakan sosok pemimpin yang sangat berhasil dan sangat di butuhkan di Kota Tomohon karena telah menorehkan banyak prestasi secara beruntun dalam pengelolaan administrasi pemerintahan dan keuangan dengan meraih dari Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara berturut dalam kurun waktu dua Tahun 2013 & 2014. Meraih satya lencana Presiden RI dalam Bidang pembangunan, Penghargaan Internasional dalam bidang Koperasi.
Begitu juga meraih piala Adipura pada tahun 2013 dan penghargaan-penghargaan lainnya. Serta perhatian Walikota bagi peningkatan kesejahteraan pegawai dan aparatur pemerintahan dan kelurahan yaitu melalui pemberian tunjangan tambahan penghasilan kepada PNS, peningkatan dana insentif perangkat kelurahan dan peningkatan insentif bagi para hansip yang setiap tahun mengalami peningkatan dari jumlah tahun sebelumnya yang disalurkan setiap bulannya. Begitu Juga dengan alokasi dana dan anggaran yang setiap tahun meningkat untuk pendidikan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat umum.
Capaian-capaian prestasi ini juga mendapatkan apresiasi dari para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang ada di Kota Tomohon. Seperti tergambar dari buku Tomohon dalam angka dan dalam buku profil Kota Tomohon yang setiap tahun di terbitkan dan di laporkan ke Pemerintah Pusat.
Walikota Tomohon Jimmy F.Eman, SE Ak mengatakan, kemajuan pembangunan dan kemasyarakat selang dua belas tahun, sangat terasa. Dengan jumlah penduduk sekira 101.665 jiwa lebih, saat ini Tomohon berdasarkan klasifikasi kota-kota, naik kelas dari kota kecil menjadi kota sedang.
“Tomohon juga naik kelas dari tingkat Kota Epolis, kini masuk klasifikasi tingkat Kota Polis yaitu suatu daerah yang berkembang menjadi kota yang masih memiliki sifat agraris, Tahun ini APBD Kota.Tomohon menyentuh Rp584 Miliar lebih, dari sebelum kepemimpinan yaitu Rp 378 Miliar lebih. Selanjutnya PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari Rp 8 Miliar lebih, kini menyentuh Rp24 Milliar lebih. Sektor Industri dan perdagangan semakin maju dan berkembang melalui koperasi dan usaha mikro kecil menengah yang telah mencapai 443 usaha, 273 koperasi dan 11.682 usaha mikro kecil dan menengah. Sehingga, Tomohon mendapat Satya Lencana Pembangunan Koperasi dari Presiden RI,” ungkap Eman yang dinilai berhasil mendorong terjadinya peningkatan di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan serta kualitas aparatur pemerintah di Kota Religius Tomohon.(maria)




















