Status Soputan Masih Siaga,BPBD Mitra Antisipasi Bentuk Posko

Mitra-Status gunung api Soputan pasca memuntahkan abu vulkanik, sampai saat ini belum ada peningkatan aktivitas atau masih dalam keadaan siaga.

Hal ini diungkapkan Defi Kamil selaku kepala sub bidang pengamatan dan penyelidikan gunung api, wilayah Indonesia Timur.

Dia menyebutkan, sebelum salahn satu gunung api di indonesia ini memuntahkan lava pijar, pihaknya sudah mengetahui terlebih dahulu lewat adanya peningkatan aktivitas.

“Sejak 16 Desember kemarin, diindikasi ada peningkatan aktivitas. Dan terlihat jelas kenaikan aktivitas pada 23 Desember,” sebutnya.

Sejak adanya peningkatan aktivitas tersebut, kembali pihaknya melakukam evaluasi pada tanggal 26 Desember. Setelah melihat adanya pergerakan Magma, pada saat itu juga status dinaikkan menjadi waspada.

“Sejak saat itu juga kita langsung kontak pos pengawas, agar gunung tersebut steril dari pendaki. Namun demikian, tetap saja ada pendaki yang nekad. Untung saat itu belum ada letusan seperti ini,” ungkapnya.

Dia menerangkan, ada beberapa faktor bahaya primer yang ditimbulkan letusan gunung Soputan, seperti ancaman guguran lava, lontaran batu, lava pijar serta hujan abu.

“Sedangkan bahaya kategori sekunder terjadinya lahar dingin. Diakibatkan dari kumpulan material gunung pasca letusan, dan dibawa air hujan,” terangnya. Kami belum memastikan akan adanya letusan besar, namun dia menyebutkan kemungkinan akan ada letusan lagi.

Sementara, pihak Pemkab Mitra melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra, Jopy Mokodaser mengaku sudah membuat pos dibeberapa titik untuk mengangisipasi letusan yang lebih hebat.

“Kami sidah persiapkan segala sesuatu menyangkut letusan Soputan ini,” pungkasnya.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan