MITRA-Sedikitnya delapan incumbent anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gagal mempertahankan kursinya di Dekab Mitra. Dari informasi yang diperoleh, Delapan anggota DPRD tersebut, masing-masing Ventje Golung (Partai Golkar), Lanny Punusingon (partai Golkar-dulunya PKPI), Jano Tumboimbela (PKPI), Nolvy Tangkuman (Partai Demokrat), Felmy Pelleng (PAN), Arce Manawan (Partai Golkar), Annie Boseke (Partai Golkar-dulunya PKPB) Ibrahim Rakimin (PKS-dulunya Partai Matahari Bangsa).
Para incumbent harus mengaku kalah . “Setahu kami mereka tidak lagi mendapat suara terbanyak di partainya masing-masing. Jadi, harus rela untuk tidak duduk sebagai anggota DPRD Mitra periode 2014-2019 nanti,” ujar salah satu sumber.
Sementara itu, Nolvy Tangkuman salah satu anggota DPRD yang kembali bertarung harus mengaku pasrah dengan hasil yang telah dicapainya pada Pemilu 9 April lalu. “Suara yang saya dapat tidak terlalu maksimal. Maka dari itu, selesai tugas sebagai anggota DPRD saya akan kembali mengurus bisnis lagi,” ujarnya.
Terpisah, Ibrahim Rakimin salah satu personil Caleg PKS yang juga anggota DPRD Kabupaten, mengaku tidak kecewa dengan hasil yang didapatnya dalam pertarungan pileg kali ini. Namun dia menyebutkan pertarungan ini tentunya menjadi pengalaman. “Ini akan menjadi pengalaman besar dalam perjalanan karir politik saya. Kalau bicara suara, jika dibandingkan caleg lain, suara saya banyak. Tapi, masih lebih banyak dari caleg partai lain. Ya, kalau sudah tidak jadi anggota DPRD, saya akan lebih fokus pada usaha,” tandasnya. Sementara, caleg lainnya yang juga kandas memilih cara yang sama yakni melanjutkan bisnis mereka.(Jay)




















