Manado – Ibu Rumah Tangga atau IRT asal Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, sebut saja Susana (34), Kamis (15/10/2015), mendatangi Polsek Malalayang melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.
Dihadapan penyidik Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Malalayang, korban menurutkan kalau kejadian pelecehan itu terjadi Rabu (14/10/2015), sekitar pukul 22.30 Wita, di jalan Kompleks Tugu Boboca Malalayang dan Jembatan Kalasey.
Saat itu, korban yang diketahui sebagai kariawan disalah satu media ternama Kota Manado, bertolak dari Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Malalayang menuju ke Kalasey dengan menggunakan sepeda motornya.
Tepat di Tugu Boboca, pelaku tanpa identitas kemudian muncul dari ara belakang. Ketika sepeda motor pelaku dan korban bersebelahan, secara tiba-tiba pelaku langsung meremas payudara korban. Usai meremas payudara korban, pelaku pun kemudian melarikan diri.
Tidak terima payudaranya diremas, korban kemudian berusaha mengejar pelaku untuk mengenali identitas pelaku. Sayangnya, di Jembatan Kalasey, pelaku tanpa identitas itu kembali meremas payudara korban.
“Setelah dia (pelaku, red) pegang payudara saya, dia langsung menghilang,” terang korban dengan nada kesal ketika melaporkan peristiwa pelecehan itu ke polisi.
Tidak terima dengan perilaku pelaku, korban pun akhirnya menempuh jalur hukum dan memilih melaporkan kejadian pelecehan tersebut ke Polsek Malalayang serta meminta agar pelaku dapat diproses sesuai hukum.
Kapolsek Malalayang Kompol Joutje Fernatubun ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.
”Laporannya sudah kami terima dan sedang dikembangkan guna mengungkap pelakunya,” kata Kompol Joutje Fernatubun singkat. (jenglen manolong)


























