Minahasa – Hingga kini, Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Minahasa, tidak pernah mendapat laporan adanya kerusakan lahan pertanian ataupun peternakan yang rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor, Januari lalu.
Hal tersebut dikatakan Kepala Distanakbun Minahasa, Ir Refly Mambu, ketika ditemui CSN, Selasa (18/02).
“Tidak ada laporan kerusakan lahan akibat bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Minahasa seperti di Kecamatan Tombariri dan Tombulu hingga saat ini,” ujar Mambu.
Ditambahkan Mambu, bila memang ada lahan pertanian atau peternakan milik warga yang terkena dampak bencana alam dan mengalami kerusakan yang berdampak pada kerugian atau batal panen, maka kelompok pemilik lahan dapat mengajukan permohonan bantuan.
“Bisa dilaporkan dan akan dibuat kajianm. Tim akan turun ke lapangan menindak lanjuti laporan tersebut dan bila benar maka bisa dibuatkan proposal pengaduan dan permohonan bantuan baik ke Pemprov maupun pemerintah pusat,” terang Mambu pula.(fernando lumanauw)




















