Manado – Tim gabungan dari KESBANGPOL yang terdiri dari, Kodim 1309, Polresta Manado, Sat Pol PP dan Diknas Kota Manado, menemukan satu peluru senjata api di dalam tas salah satu siswa SMK 3 Manado berinisial RM alias Raka.
Peluru senjata api hampa itu ditemukan tim gabungan ketika menggelar sidak di sekolah-sekolah yang ada di Kota Manado pada Kamis (30/10) pagi, sekitar pukul 08.30 WITA.
Dalam sidak itu, selain peluru hampa tim gabungan juga menemukan macis dan kartu domini milik dua siswa SMK 3 Manado berinisial PS alias Putra dan NB alias Budiman yang diselipkan di dalam tasnya.
Sedangkan di SMA Negeri 1 Manado, tim menemukan empat kartu remi dalam tas empat siswa masing-masing, EP alias Ema, AW alias Angel, JK alias Kawis dan DK alias Daniel.
Sekretaris Kesbangpol Kota Manado, I.F Sumampouw yang memimpin sidak gabungan itu mengatakan, sidak tersebut dilakukan guna mencegahan terjadinya tindak kriminal pada siswa-siswa yang ada di Kota Manado.
“Sidak yang digelar ini bertujuan untuk pencegahan tindak kriminal bagi anak sekolah,” kata Sumampouw kepada sejumlah wartawan ketika menggelar sidak.
Ia pun menambahkan, selain SMK 3 Manado dan SMA Negeri 1 Manado, mereka juga menggelar sidak di SMK Negeri 1 Manado.
“Ada tiga sekolah yang kami sidak, tapi di SMK Negeri 1 Manado kami tidak menemukan adanya siswa yang membawa barang-barang yang tidak digunakan saat belajar seperti beberapa siswa SMK 3 Manado dan siswa SMA Negeri 1 Manado,” terang Sumampouw, sembari menambahkan bahwa sidak berikutnya akan dilakukan diseluruh sekolah yang ada di Kota Manado.
“Masih tiga sekolah dan itu akan kita gilir untuk lakukan sidak,” sambungnya.
Untuk ke tujuh siswa yang ditemukan membawa barang-barang yang tidak dibutuhkan di sekolah kata Sumampouw, mereka akan mendapat pembinaan dari setiap Kepala sekolah.
“Karena sidak kali ini untuk pencegahan terjadinya tindak kriminal khususnya anak sekolah maka kita lebih banyak dengan pembinaan,” tutupnya. (jenglen manolong)





















