Usai Didemo, BPMS GMIM Kembalikan Pangemanan sebagai Rektor UKIT

Tomohon – Konstalasi di kampus milik Sinode GMIM langsung berputar arah usai ratusan mahasiswa UKIT turun ke jalan.
Saat demo sementara berlangsung di depan Kantor Sinode GMIM, sudah muncul SK dari yayasan Ds AZR Wenas yang kembali mengaktifikan Yoppie A T Pangemanan SPd MM sebagai Rektor, Rabu (31/08/2016).

Sementara aksi demonstrasi itu disambut langsung Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt Hendrie Runtuwene STh Msi di depan kantor Sinode.

Runtuwene menyambut hangat kedatangan para pendemo. Ia pun berkesempatan menyampaikan orasi di hadapan para mahasiswa. Kedatangan para mahasiswa menyalurkan aspirasi, menurut Runtuwene, tak hanya aspirasi sebagai mahasiswa. Ia menganggap, banyak juga mahasiswa UKIT merupakan warga gereja GMIM.

“Ini juga merupakan aspirasi sebagai warga gereja,” katanya dengan bijak.

Ia pun membuka forum diskusi terbuka, agar diskusi berlangsung lebih nyaman. Runtuwene mengundang para mahasiswa masuk ke kantor Sinode GMIM.
Runtuwene menegaskan kantor Sinode juga merupakan milik jemaat sehingga para mahasiswa juga berhak datang berkunjung. Namun, harapannya jangan semua mahasiswa masuk, idealnya beberapa perwakilan mahasiswa untuk diskusi.

“Dengan segala maaf, ada kegiatan pelayanan gereja tidak bisa menerima semua. Ada pelayanan 943 jemaat. Kantor ini milik saudara-saudara tetapi dengan catatan ada pelayanan jemaat, kalau semua masuk mengganggu pelayanan jemaat yang saudara-saudara perjuangkan,” ujarnya.

Di ujung pertemuan, Runtuwene mengatakan menerima petisi dari para mahasiswa dan akan membicarkanya dengan BPMS GMIM.

Terpisah, Pangemanan saat ditemui wartawan mengatakan persoalan ijazah yang dituduhkan kepadanya hanyalah pengalihan isu dari dugaan permasalahan dalam pengelolaan Pasca Sarjana UKIT.

“Ada tiga oknum petinggi GMIM yang harus bertanggung jawab. Dan saya akan menegakkan aturan. Kalaupun harus sampai ke ranah pidana akan saya lakukan karena UKIT adalah milik warga GMIM yang harus dijalanakan sesuai aturan,” tukasnya. (mar)

Tinggalkan Balasan