Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang dinahkodai oleh Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan dinilai membiarkan pohon natal raksasa menutupi patung yang menjadi ikon di lapangan Tikala.
“ Memang tidak jelas. Kenapa patung yang sekian lama menjadi ikon di lapangan Tikala ditutupi dengan pohon natal yang besar,” kata Berty warga yang tinggal di Kelurahan Tikala kepada Cybersulutnews.co.id, Senin (06/10) siang.
“Proyek patung itu kan dibangun menggunakan uang rakyat. Begitu juga dengan pembuatan pohon natal, itu juga kan menggunakan uang rakyat,” sambungnya.
Berty pun mengatakan Pemkot Manado hanya menghabiskan uang rakyat.
“Itu kan namanya menghabiskan uang rakyat. Kalau pohon natal dibangun di samping patung kan bisa, jadi tidak usah menutupi patung,” pungkasnya.
Reandi warga Tikala juga menyesalkan tindakan dari pemerintah yang dinilai seenaknya menutupi patung yang sudah menjadi ikon di lapangan.
“Sebenarnya tidak perlu ditutupi seperti itu. Dibuat disamping kan bisa, yang penting tidak mengganggu patungnya,” bebernya.
Sementara juru bicara Pemkot Manado, Franky Mocodompis ketika dikonfirmasi cybersulutnews.co.id di ruang kerjanya mengatakan masih akan berkordinasi dengan bagian umum Pemkot untuk memindahkan pohon natal yang menutupi patung di lapangan Tikala.
“Itu masih perlu kordinasi dengan bagian umum,” singkat Mocodompis. (jenglen manolong)


























