Warga Manado Serbu Pasar Murah Ramadhan

Manado – Warga Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyerbu pasar murah Ramadhan di Kelurahan Ketang Baru.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng mengatakan pasar murah Ramadhan ini langsung menyentuh masyarakat luas.


“Pasar murah ramadhan kali ini, langsung di titik-titik sentra masyarakat muslim,” katanya.


Katanya, hampir di setiap tempat masyarakat menyerbu lokasi kegiatan pasar murah yang sudah dilaksanakan di Unsrat, Kota Kotamobagu, BoltimN Maasing dan saat ini di Ketang Baru yang didominasi kalangan ibu rumah tangga (IRT) secara begantian memadati pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut).


Katanya, kendati harga yang ditawarkan tidak berbeda jauh dengan dengan harga pasaran, namun animo warga cukup tinggi, bahkan kebutuhan seperti gula dan margarin habis terjual, mengingat semakin dekatnya perayaan hari raya lebaran. 


“Biar Cuma sedikit-sedikit, harga kebutuhan di pasar murah ini cukup membantu,” ujar Nurhayati, salah seorang IRT yang mengantri di pasar murah tersebut.

Diakui pihak penyelenggara, harga yang ditawarkan di pasar murah tersebut adalah harga langsung distributor. Dimana penyelenggara sifatnya hanya memfasilitasi saja pasar murah tersebut. “Soal harga kami memang tidak memberikan subsidi. Jadi hanya menggunakan harga distributor langsung,” ujar Kasie Bidang Distribusi dan Pasar Olga Mokoginta. 


Beberapa bahan kebutuhan yang dijajakan yakni  gula yang dijual seharga Rp9.500/kg, beras Bulog Rp7.500/kg, meises ceres Rp15 ribu/kg, paket indomie Rp10 ribu, Susu blek Rp14ribu untuk 2 kaleng, blue band Rp60 ribu isi 2kg dan Minyak horeng Rp12 ribu/liter.

Tinggalkan Balasan