Warga Minta Pemkab Segera Bangun Jembatan Kuwil

Minut – Mencuatnya wacana pemasangan jembatan darurat atau bailey sebagai pengganti sementara jembatan Kuwil yang putus sejak bencana Januari lalu, mendapat tanggapan positif warga tiga desa Kuwil, Kaleosan dan Sampiri—pengguna sehari-hari jembatan tersebut.

“Kami minta Pemkab jangan tutup mata atau hanya menunggu dana dari pusat, tapi juga harus melakukan upaya lain. Dan pemasangan jembatan bailey sudah harga mati untuk diplot di APBD-perubahan yang saat ini sedang dibahas,” tegas Ronly Wangania, tokoh pemuda Desa Kaleosan. “Dan kami kira itu sangat memungkinkan karena pihak DPR telah menyanggupinya,” lanjutnya lagi.

Penegasan ini sangat beralasan karena warga merasa terisolir beberapa bulan terakhir.“Sudah beberapa bulan ini masyarakat Desa Kaleosan dan Kuwil seperti tertutup dari dunia luar. Mengandalkan jalan alternatif lewat jalan Desa Sampiri yang rawan longsor, terpaksa jadi satu-satunya akses yang ada sekarang. Jika jalan penghubung antara Sampiri dan Kaleosan longsor, maka kami masyarakat benar-benar terisolir,” tukas Ronly. (eca)

Tinggalkan Balasan