Minut – Sejumlah warga di Minahasa Utara (Minut) keluhkan pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sukur Kabupaten Minahasa Utara. Pasalnya SPBU tersebut menelantarkan pembeli yang ada, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang sudah antrian selama satu jam tanpa pelayanan.
Padahal SPBU tersebut biasanya pada pukul 06.00 Wita sudah membuka pelayanan pembelian bahan bakar minyak jenis solar maupun premium. Tetapi sudah sampai pukul 07.00 Wita, karyawan belum juga ada untuk melayani.
Pelak saja, Denny Oroh, Sopir mikrolet trayek Tatelu-Airmadidi kepada Cybersulutnews.co.id berang dengan perlakuan para karyawan SPBU yang disebut-sebut milik pejabat di Minut itu.
“Sangat malas karyawan yang bertugas pagi hari ini, ditempat lain dari pukul 06:00 sudah siaga dan melayani, tapi kenapa di tempat ini yang menurut teman-teman sopir pemiliknya adalah Bupati Minut, tapi karyawan yang bekerja khusus hari ini tidak disiplin kenyataanya sudah pukul 07:30 baru kami dilayani,” katanya dengan nada tinggi.
Hal sama dikeluhkan Aldy, pengendara motor. Menurutnya, seharusnya SBPU disini bisa lebih baik lagi melayani masyarakat. “Saya sudah mau pergi karena dari pukul 06:00 saya menunggu, baru bisa dilayani pukul 07:30. Kalau saja motor saya masih ada bensinnya, tentu saya akan mencari tempat yang lain,” tukasnya. (Ficky)























