Tomohon – Selang bulan januari sampai maret tahun 2015, di Kota Tomohon ketambahan 5 penderita HIV/AIDS.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tomohon, dr Mieke Rumambi dalam sosialisasi pengetahuan komprehensif HiV/AIDS saat acara kebersamaan pemuda wilayah Kakaskasen, Minggu (12/04/2015 di GMIM Markus Kinilow.
Ia menjelaskan bahwa HIV/AIDS sudah banyak di Kota Tomohon. Data yang dimiliki oleh KPA Tomohon bahwa hingga bulan desember 2014 ada 101 kasus.
Untuk kecamatan Tomohon utara sebanyak 20 kasus, tomohon tengah 21 kasus, tomohon timur 6 kasus, tomohon barat 12 kasus, tomohon selatan 14 kasus, sementara tidak diketahui asalnya ada 23 kasus.
Di depan pemuda se-wilayah kakaskasen, Rumambi menjelaskan bahwa sumber utama penyenaran HIV/AIDS yaitu karena seks bebas dan pengunaan jarum suntik. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemuda gereja jangan sampai melakukan hubungan seks sebelum waktunya, setia kepada pasangan, menghindari narkoba. Selain itu, perlu juga ketahanan dari agama dan keluarga.
Ia menambahkan jika mendapati ada teman atau saudara yang memiliki resiko terpapar dengan HIV/AIDS, pemuda gereja tidak boleh untuk mendiskriminasi atau menstigmasi mereka, melainkan membantu para ODHA untuk dapat memeriksakan diri ke VCT terdekat.(maria)




















