MITRA- Rapat Paripurna tutup buka sidang DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara berlangsung alot. Dua partai besar yang menghuni lembaga DPRD Mitra terlihat saling interupsi.
Kegiatan yang awalnya diagendakan buka tutup sidang, oleh PDI-P dipaksakan untuk menambahkan agenda pembacaan hasil evaluasi APBD dengan pihak Pemerintah propinsi.
Fraksi PDI-P lewat anggota fraksi, Vocke Ompi, Taviv Watuseke dalam sidang bergantian melakukan interupsi dengan memaksakan agenda buka tutup sidang ditambahkan dengan pembacaan hasil evaluasi APBD.
Dilain pihak lain, Ventje Ohi Andris Manopo memintakan agar lanjutan sidang tetap pada substansi buka tutup sidang.
Ketua DPRD Tonny Lasut selaku pimpinan tak lepas serangan interupsi. Namun Lasut dalam hal ini menjawab bijak dimana menurutnya semua bisa saja digelar jika itu yang diinginkan. Akan tetapi ia memintakan untuk pihak TAPD untuk bisa melengkapi beberapa dokumen yang harusnya di perbaiki sebagaimana yang dimintakan pihak propinsi lewat evaluasi APBD 2014. ” Prinsipnya saya mengikuti setiap aturan yang berlaku,” kata Lasut. (Alfian Tompunu)






















