
Minahasa – Bencana angin puting beling disertai hujan deras menerjang Desa Simbel Kecamatan Kakas Barat, Jumat (05/12) siang tadi, mengakibatkan empat rumah milik warga rusak parah.
Keempat rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang tersebut milik dari keluarga Pit Tumeak Lukouw, ibu janda Else Rondonuwu Engka, Hence Oroh Rorong dan Feri Lukouw Rondonuwu.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut keterangan Jimmy, warga yang merupakan saksi mata itu menuturkan, angin kencang disertai hujan deras datang secara tiba-tiba dan membuat atap bangunan dan asbes rumah beterbangan. Akibatnya, rumah yang tak kuat disapu angin tersebut roboh dan menimpah rumah yang lain.
“Angin datang secara tiba-tiba dan kencang. Warga dibuat panik karena angin mulai merobohkan beberapa rumah panggung,” terang Jimmy.
Sementara, Kepala Desa Simbel, Nova Rorong mengatakan, hingga saat ini pihak Desa baru bisa mendata kerusakan rumah warga yang ada di Desa tersebut. Menurutnya, dari data sementara ini, ada empat rumah rusak, dua diantaranya rusak parah.
Untuk meringankan beban warga, Rorong mengatakan, pihak Desa dan Polisi serta TNI bahu-membahu memindahkan barang-barang warga yang terkena reruntuhan.
“Ada salah satu penghuni rumah yaitu bapak Pit Tumeak yang sempat terluka akibat kena kayu yang jatuh, tapi bersyukur hanya luka ringan,” ujarnya.
Feri Lukouw, warga yang rumahnya rusak parah ini berharap Pemerintah Kabupaten Minahasa dapat memperhatikan dan membantu meringankan beban mereka.
“Kami berharap ada uluran tangan dari pemerintah dan secepatnya menangani musibah ini,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kecamatan Kakas Barat masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa.(fernando lumanauw)





















