PGRI Minahasa Gelar Konferensi Kerja Kabupaten, Ini Pesan Ketua PGRI Sulut

Minahasa – Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Kabupaten Minahasa, Jumat (07/07), menggelar Konferensi Kerja Kabupaten tahun 2017, bertempat di Wale Ne Tou Tondano.

Ketua PGRI Minahasa Drs Arody Arely Tangkere MAP dalam laporan kegiatannya mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda yang dilakukan setiap tahun oleh PGRI dan dihadiri seluruh oleh anggota PGRI Minahasa, yang kemudian disebut Konferensi Kerja Kabupaten.

Sherensia dan Charlie saat menyanyikan lagu Guruku Kau Teladanku ciptaan Bupati JWS.
Sherensia dan Charlie saat menyanyikan lagu Guruku Kau Teladanku ciptaan Bupati JWS.

“Dalam Konferensi Kerja Kabupaten ini, akan ada agenda sidang, melalui komisi-komisi, dimana Komisi A akan membahas masalah organisasi yang dimulai dari program kerja, peningkatan kualitas dan kemandirian organisasi, advokasi dan perlindungan hukum, serta hubungan kerjasama antar lembaga, Komisi B membahas peningkatan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan, pemberdayaan perempuan, serta karir profesi dan Komisi C membahas keuangan dan kesejahteraan yakni kesejahteraan guru, kerohanian dan koperasi,” terang Tangkere.

Selanjutnya, dalam laporannya Tangkere juga menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Periode 2017-2018 diantaranya, Merger Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada tingkat Sekolah Dasar.

“Kebijakan ini dilakukan dalam rangka mengatasi dan memberikan solusi terhadap masalah kekurangan guru SD, terbatasnya ruang kelas dan kekurangan jumlah siswa di setiap sekolah. Merger KBM ini terdiri dari 106 SD dengan 46 kelompok yang tersebar di 12 Kecamatan. Sekolah-sekolah pelaksana program ini ditetapkan atas pertimbangan rasio jumlah guru dan murid serta jarak sekolah, dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 15 tahun 2010, tentang standart pelayanan minimal pendidikan dasar di Kabupaten/ Kota,” pungkas Tangkere.

Sementara, Ketua PGRI Sulawesi Utara Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, yang juga selaku Bupati Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, anggaran untuk dunia pendidikan sebelumnya hanya sekitar 9 persen dari APBN. Namun, setelah PGRI menggugat melalui Mahkamah Konstitusi, anggaran bagi dunia pendidikan mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp 400 Triliun, untuk seluruh pendidikan di Indonesia. Hal ini menyebabkan para guru bisa menikmati kesejahteraan, karena bisa juga mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Guru sekarang dibanding dengan guru jaman dulu jauh lebih sejahterah. Banyak tunjangan yang diterima karena pemerintah sekarang sangat memperhatikan dunia pendidikan. Untuk itu, jalanilah tugas sebagai guru dengan baik dan bertanggung jawab,” kata JWS.

Selanjutnya, Bupati JWS kemudian berpesan kepada para Kepsek di Minahasa agar mengelolah sekolah dengan baik agar sekolah itu tidak tutup. Dirinya berpesan agar guru mampu membuat pemerataan guru dan anak didik.

“Sedikit banyak guru dan murid yang ada harus tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepsek harus jelih dalam pemerataan pengajar dalam kelas sehingga agar proses belajar mengajar terus berjalan baik dan maksimal,” ujanya.

“Saya mau mengingatkan juga bahwa saat ini banyak pula oknum-oknum LSM yang datang ke sekolah dan melakukan hal-hal seolah-olah sedang menyelidiki. Saya tegaskan jangan beri apapun, baik data atau berkas-berkas maupun uang. Jangan biarkan kinerja guru terganggu oleh ulah-ulah oknum mengatasnamakan LSM yang tidak bertanggung jawab ini. Laporkan bila sudah sangat merasakan dan mengganggu aktifitas di sekolah,” pungkas JWS sembari menyampaikan selamat menjalankan Konferensi Kerja Kabupaten tahun 2017 bagi PGRI.

Dalam acara ini pula, Bupati JWS Melaunching Marger Kegiatan Belajar Mengajar Tahun 2017-2018 dan menandatangani sejumlah Prasasti Peresmian Gedung Sekolah dan Kelas Baru di Minahasa. Dimana, dalam kegiatan ini pula, dinyanyikan lagu “Guruku Kau Teladanku” Ciptaan Bupati JWS, oleh dua penyanyi dari SDN 2 Tondano Kelas 3 Sherensia Wolayan dan SMPN 1 Tondano Charlie Sajow.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Minahasa DR Olga Sajow-Singkoh MHum, Ketua FKUB Minahasa Pdt Evert Tangel STh MPdK, Sekretaris PGRI Sulut Drs Donald Wagey MBA, Plt dan seluruh Guru-guru Anggota PGRI di Minahasa.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan