Minahasa – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, dibawah pimpinan Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP, serta Sekretaris Daerah Dr Lynda D Watania MM MSi, melakukan ziarah ke makam para pemimpin pendahulu Kabupaten Minahasa, Senin (02/11).
Ziarah dalam rangka memperingati Hari Jadi Minahasa ke-598 ini, terbagi dalam tiga kelompok, yakni rombongan Bupati, rombongan Wakil Bupati, dan rombongan Sekda.
Untuk rombongan dibawah pimpinan Bupati RD, melakukan ziarah ke makam Alm Drs Warouw Karowan di Maumbi-Minut, makam Alm J H Rumambi di Sukur-Minut, makam Alm H R Ticoalu di Airmadidi-Minut, makam Alm H Karouw – di Kauditan-Minut, makam Alm J P Mongula di Kairagi-Manado, makam Alm J F Lumentut, dan makam Alm B G Lapian – TMP Kairagi-Manado.
Bupati didampingi Asisten I, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Inspektur, Kepala Bappelitbangda, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kadis PUPR, Kadis Perdagangan, Kadis Kesehatan, Kadis Koperasi UKM, Kadis PPPA, Kadis PMPTSP, Kasat PolPP, Kabag Tapem, Kabag Kerjasama, Kabag Hukum, Kabag Kesra, Camat Tompaso, Camat Tompaso Barat, Camat Langowan Timur, Camat Langowan Barat, Camat Langowan Selatan, serta Camat Langowan Utara.
Untuk rombongan Wabup Vasung, melakukan ziarah ke makam Alm Drs Max Lumintang di Sonder, makam Alm A L Lelengboto di Tompaso Barat, makam Alm A R Warouw di Kakas, makam Alm E F Saerang di Langowan Timur, dan makam Alm Drs Jan Rolos di Rasi-Mitra.
Wabup Vasung didampingi Asisten II, Sahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Kepala Kesbangpol, Kepala Bapenda, Kadis Perkim, Kadis Sosial, Kadis Budpar, Kadis Kelautan Perikanan, Kadis Pendidikan, Dir PDAM, Dir RSUD, Kabag Umum, Kabag Prokopim, Kabag Organisasi, Kabag SDA, Camat Kakas, Camat Kakas Barat, Camat Eris, Camat Kombi, serta Camat Lembean Timur.
Sedangkan untuk rombongan Sekda Watania, melakukan ziarah ke makam Alm A F Sumampouw di Tonsealama, makam Alm Drs S V Runtu di Kembuan, makam Alm Rull Kuron di Kembuan, makam Alm D A T Gerungan di Wawalintouan, makam Alm A Pelealu di Wawalintouan, makam Alm D J Montong di Tondano Selatan, makam Alm S H Sarundajang di Kawangkoan, makam Alm Drs Dolfi Tanor Phd, makam Alm Drs K L Senduk dan makam Alm Drs Boy Tangkawarouw di Tomohon, makam Alm E Kandouw di Pineleng, serta makam Alm Drs Janjte W Sajow MSi di Koka.
Sekda Watania didampingi Asisten III, Sahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Sekwan, Kepala BKPSDM, Kadis Dukcapil, Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Damkar, Kadis Perpus, Kadis PPKB, Kadis Pertanian, Kadis Naker, Kadis Pangan, Kadis PMD, Kadis Pora, Kadis Kominfo, Kabag Pembangunan, Kabag Perekonomian, Kabag PBJ, Camat Tondano Raya, Camat Sonder, Camat Remboken, Camat Tombariri, Camat Tombariri Timur, Camat Mandolang, Camat Pineleng, Camat Tombulu, serta Camat Kawangkoan Raya.
Bupati RD mengatakan, ziarah ini merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, serta tradisi penghargaan atas jasa dan dedikasi para pimpinan pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Tanah Minahasa.
“Ziarah bukan sekadar agenda tahunan seremonial, melainkan bentuk penghormatan mendalam atas jasa para pendahulu yang meletakkan fondasi pembangunan di Kabupaten Minahasa,” tukasnya.
Sedangkan Wabup Vasung mengatakan, ziarah bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka peringatan HUT Minahasa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pemerintahan dan jasa para tokoh yang pernah meletakkan dasar pembangunan di Kabupaten Minahasa.
“Pengabdian para mantan bupati dan sekda menjadi bagian penting dari sejarah Minahasa. Melalui momentum ini, generasi pemerintahan saat ini diajak untuk terus menghargai sejarah, menjaga warisan pengabdian para pendahulu, serta melanjutkan pembangunan demi kemajuan Minahasa,” pungkasnya.
Sementara, Sekda Watania mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda yang telah dipersiapkan Bupati Minahasa Robby Dondokambey bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan panitia pelaksana dalam menyambut HUT ke-598 Kabupaten Minahasa.
Menurutnya, ini kesempatan untuk merefleksikan perjalanan daerah serta mengenang sosok-sosok yang telah memberikan sumbangsih bagi pemerintahan dan pembangunan.
“Nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat pengabdian para pendahulu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus, khususnya seluruh aparatur pemerintahan dalam menjalankan tanggung jawab dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(Advetorial)

























