
“Wisata Sosial Peduli Kasih Menembus Perbedaan” yang digagas Gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), dengan melibatkan ribuan anggota KORPRI, di jajaran Pemprov Sulut digelar, Kamis (13/02/2014). Kegitan ini ternyata efektif menyemangati warga Kota Manado dalam membersihkan sisa sampah dan lumpur akibat bencana Rabu (15/01/2014) lalu.
Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd dan Sekdarpov Ir Siswa R Mokodongan, yang memimpin langsung kerja bhakti sosial anggota Korpri Sulut di kota Manado tersebut, diawali apel kerja bersama di loby kantor gubernur, yang dihadiri ribuan PNS dari 46 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut.

Wagub Kansil dalam kesempatan memberikan motivasi saat apel sebelum turun ke kota Manado, mengatakan, pelaksanaan kerja bhakti ini merupakan bukti dan wujud kepedulian yang mendalam dari segenap anggota Korpri di jajaran Pemprov Sulut.
“Derita mereka (Korban bencana, red), adalah juga derita kita semua. Untuk itu, marilah kita bekerja membantu dengan ketulusan,”ingatnya yang dilanjutkan doa bersama sekaligus melepas Tiga Group rombongan menuju di Tiga lokasi masing-masing, wilayah Manado Utara dipimpin Asisten 1 Edwin Silangen SE, wilayah Manado Tengah dipimpin Sekdaprov Ir SR Mokodongan dan untuk wilayah Manado Selatan, dipimpin langsung Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil.

Senada dengan itu, Sekdaprov Ir SR Mokodongan yang juga selaku Ketua Umum Korpri Sulut, saat berada dilokasi Kelurahan Tikala Baru menyatakan, ini kerja sukarela yang penuh keikhlasan, dan ini merupakan pekerjaan stimulan untuk menggerakan warga karena ada program bagi warga korban banjir untuk ikut membersihkan sisa lumpur dan sampah di lokasi masing-masing, termasuk dalam rumah sendiri dan akan dibantu uang saku antara Rp 50 hingga Rp100 ribu oleh pemerintah.

“Kegiatan ini juga ikut melibatkan wartawan pos pemprov dan akan berlangsung sampai hari Jumat (14/02/2014),”katanya.
Apa lagi terang Mokodongan, dalam waktu dekat ini Manado akan menjadi tuan rumah iven internasional WCRC yang bakal dihadiri ribuan peserta dari mancanegara. “Tentunya kita harus membuktikan bahwa Manado harus bangkit dari bencana,”tegasnya.
Sementara titik lokasi wilayah Manado Selatan, yang dipimpin Wagub Kansil dengan seluruh SKPD dibawah Koordinasi Asisten Ekonomi Pembangunan, melakukan pembersihan di gedung Pramuka dan halaman gedung Pingkan Matindas serta Dua titik di Keluarahan Sakobar yaitu Kampung Passo dan jalan Siswa No 9 Manado. Kansil sendiri ikut didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Mourits Berhandus SH MSi.

Sedangkan Mokodongan bersama SKPD di bawah koordinasi Asisten Adminstrasi Umum bertugas di Kelurahan Tikala Baru, Kelurahan Dendengan Dalam Kecamatan Tikala, Kepala BKD Ir Sandra Moniaga MSi, dan Karo Perlengkapan Drs Edwin Kindangen, Sekretaris Korpri Janny Lukas dan Staf Ahli Gubernur Star Wowor dan Roy Mewoh. Turut bergabung dengan tim ini, Sekertaris Kota Manado Ir Haefrey Sendoh.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS yang mengakomodir SKPD dibawah binaannya, melakukan kerja bhakti di beberapa titik lokasi bencana di Kelurahan Ketang Baru. Silangen turut didampingi Kepala BPMPD Dr Ricky Toemandoek MSi, serta sejumlah SKPD lainnya termasuk anggota Korpri dari Biro Pemerintahan dan Humas.
Sebelumnya, anggota Korpri Sulut selama 10 hari telah ikut ambil bagian membersihkan Kota Manado di masa tanggap darurat lalu, dan berhasil membersihkan 64 sekolah dari 97 sekolah yang tergenang lumpur termasuk tempat ibadah, rumah penduduk dan jalan



















