
Minahasa – Kapolres Minahasa, AKBP Dra Henny JA Posumah MM, meragukan bila anggota dalam kesatuannya, benar-benar serius memberantas kasus judi toto gelap (Togel), di wilayah hukum Polres Minahasa, khususnya anggota di bagian resort kriminal (Reskrim).
Hal tersebut diungkap Posumah, saat di temui sejumlah media di Mapolres Minahasa, Kamis (10/07).
Menurutnya, keraguan ini muncul dikarenakan, adanya informasi dari masyarakat bahwa anggota Polres Minahasa terlibat mem-back-up judi togel di Minahasa dan kedua ada target yang diberikannya kepada anggotanya tapi tidak capai.
“Saya memang ada keraguan dengan anggota saya, tentang keseriusan mereka di lapangan, karena adanya laporan dari masyarakat bahwa ada anggota Polisi terlibat. Jangan-jangan ada yang ditangkap tapi tidak diserahkan melainkan di 86 terlebih dahulu, sehingga perlu diselidiki lebih jauh. Selain itu, diberi target tidak capai, malah sampai saat ini silent,” ujar Posumah.
Posumah menegaskan, pihaknya akan memberikan penindakan tegas kepada setiap anggotanya, bila tertangkap tangan melakukan praktek judi togel, mem-back-up atau bahkan menjadi bandar didalamnya.
“Tidak ada perlakuan istimewa, bila tertangkap tetap diproses. Karena, anggota terwsebut tau tentang aturan tapi tidak melakukan atau menjadi contoh, justru karena dia tau aturan itulah bisa lebih berat sanksinya,” tandasnya.
Dalam hal ini, Posumah meminta dukungan masyarakat dalam memberantas judi togel di Minahasa, yang menjadi salah satu pemicu terjadinya Kamtibmas, dengan memberikan informasi bila ada kegiatan judi togel dan anggota Polres Minahasa yang terlibat.
“Kami mohon komitmen masyarakat untuk bekerjasama dengan Kepolisian untuk memberitahukan kepada pihak Kepolisian aktifitas togel disekitarnya. Jangan takut melapor bila ada anggota Polisi yang terlibat, saya akan turun langsung menangkap. Saat ini Kasat Reskrimnya baru, semoga bisa bekerja baik memberantas togel,” ujarnya.
Sementara, informasi diperoleh CSN, ada anggota Polres Minahasa di wilayah Kecamatan Tondano yang tertangkap tangan melakukan praktek judi togel, bahkan disinyalir sebagai bandar.
Namun, ketika hal ini dikonfirmasikan dengan Kapolres, dirinya membantah.
“Tidak ada, informasi samar-samar dari mana itu?, selama ini belum ada penangkapan. Makanya lapor ke kami kalu tau dan kami akan tangkap,” ujar Posumah.(fernando lumanauw)




















