
Minahasa – Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Minahasa, mulai dikerjakan, menyusul selesainya proses lelang yang dilakukan.
Kepala Disparbud Minahasa, Debby Bukara SE MSi, juga selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada sejumlah proyek tersebut, kepada CSN, Selasa (02/09), ketika ditemui CSN mengatakan, pekerjaan infrastruktur ini akan diawasi ketat.
“Masyarakat juga diminta mengawasi jalannya pembangunan infrastruktur ini, agar hasilnya sesuai harapan dan jauh dari penyimpangan,” ujar Bukara.
Dirinya menegaskan, seluruh pekerjaan akan disesuaikan dengan spesifikasi yang sudah ada dan akan menindak tegas bila ada pekerjaan yang tidak sesuai.
“Kami akan periksa secara ketat, bila hasilnya tidak sesuai maka akan ditindak, minimal dikerjakan kembali untuk diperbaiki,” kata Bukara.
Sementara, untuk anggaran proyek pembangunan infrastruktur yang ada di Disparbud Minahasa Tahun 2014 ini mencapai Rp 2 Miliar lebih, dengan beberapa item pekerjaan seperti, pembangunan di lokasi Goa Jepang Tonsealama Rp 100 juta, Goa Kiawa Rp 70 juta, infrastruktur air terjun Desa Kali Rp 60 juta, pembangunan Benteng Moraya Rp 850 juta dan pembangunan Taman Cita Waya Langowan Rp 1 Miliar.
“Diharap semua aset wisata yang dibangun ini akan menjadi ikon yang nantinya menjadi daya tarik dunia pariwisata di Minahasa,” ujar Bukara lagi.(fernando lumanauw)




















