Areal Kuliner di Monumen Benteng Moraya Telan Anggaran Rp 10 Miliar

Minahasa – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Minahasa, untuk menjadikan kawasan Monumen Benteng Moraya di Kelurahaan Roong Kecamatan Tondano Timur sebagai pusat kuliner untuk menunjang pariwisata Minahasa, terus dibuktikan.

Kepala Disparbud Minahasa, Debby Bukara SE MSi, ketika ditemui Cybersulutnews.co.id baru-baru ini mengatakan, tahun 2015 ini, Pemkab Minahasa telah menata anggaran mencapai Rp 10 Miliar pada APBD Minahasa untuk pembangunan kawasan kuliner di Monumen Benteng Moraya.

“Sesuai janji pemerintah bahwa kawasan Monumen Benteng Moraya akan dilengkapi dengan kawasan kuliner, maka tahun ini rencana tersebut sementara direalisasikan dengan anggaran mencapai Rp 10 Miliar,” terang Bukara.

Diharapkannya, kawasan Monumen Benteng Moraya ini akan menunjang pariwisata di Kabupaten Minahasa, bahkan menjadi ikon pariwisata Minahasa.

“Sebentar lagi masyarakat akan menikmati kawasan kuliner ini, karena semua kios kuliner yang ada di kawasan perempatan boulevard Tondano juga akan dipindahkan dan dipusatkan didaerah Benteng Moraya ini,” ujarnya.

Sementara, pembangunan Monumen Benteng Moraya ini sendiri merupakan proyek ‘multi years’ yang telah menelan anggaran hingga mencapai Rp 15 Miliar lebih, semenjak bangunan ini pertama kali dibangun.

Hingga tahun ini, telah memasuki pembangunan tahap kelima. Tahap pertama dianggarkan Rp 2,2 Miliar, tahap kedua Rp 1,7 Miliar, tahap ketiga Rp 950-an juta, tahap keempat Rp 1 Miliar dan tahap kelima tahun ini mencapai Rp 10 Miliar.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan