Minut – Meski Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minut sigap dalam pencegahan ketika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, namun diakui oleh Kadis Damkar Arnoldus Wolayan SSTp kalau untuk armada yang ada di Disdamkar Minut, masih tergolong kurang.
“Kami selalu sigap dalam setiap ada laporan, hanya saja armada kami masih kurang untuk menangani Kabupaten Minut yang luas dan panjang ini,” katanya kepada media.
Menurut Wolayan, meski pihaknya sejauh ini sudah bekerja keras dalam penanganan penanggulangan, namun untuk instansi yang dipegangnya ini masih kekurangan armada.
“Kami selalu mengusulkan supaya ada penambahan. Karena jumlah armada pemadam yang ada masih sangat minim. Sehingga, kami terus berupaya memohon,”ujarnya.
Wulayan juga mengatakan, Beragai faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran di Kabupaten Minut, bukan berarti pihaknya tidak maksimal dalam melaksanakan tugas.
“Kami bahkan terus mengoptimalkan pelayanan meski dengan keterbatasan armada dan dana yang ada,” jelasnya.
Sejauh ini dikatakan Wolayan, di Kabupaten Minut telah terjadi titik kebakaran hingga puluhan kali.
“Untuk data terakhir pada tahun 2014 ini sudah terjadi 30 kali terjadi titik kebakaran. Titik-titik tersebut sudah termasuk kebakaran hutan dan pemukiman,” katanya seraya menambahkan kalau warga korban kebakaran, tidak tertata pada instansinya untuk diberikan santunan, melainkan di Dinas Sosial.
Ditanya, berapa unit armada yang perlu dimiliki Disdamkar, dengan sebelah tangannya Wolayan menunjukkan lima (5) buah jari tangannya.
“Paling efektif untuk Minut ketambahan lima armada,” pungkasnya.(eca gops)

























