ASN dan Anggota TP-PKK Minahasa Dilatih Keprotokolan dan MC

Minahasa – Memberikan pemahaman keprotokolan dan pengetahuan soal Master of Ceremony (MC) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TP-PKK Minahasa, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa menggelar Sosialisasi Keprotokolan dan MC, bertempat di BPU Tondano, Jumat (17/06).

kepada membuka secara resmi Sosialisasi Keprotokolan dan Pelatihan Master of Ceremony (MC) bagi ASN Pemkab dan jajaran TP PKK pada

Kegiatan yang diawali dengan Laporan Kepala Bagian Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSI ini dibuka pelaksanaannya oleh Bupati Minahasa yang diwakili Asisten III Sekdakab Minahasa Hetty Rumagit SH, serta menampilkan Nara Sumber Ketua TP-PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum dengan materi Etika dan Presenter Senior mantan Penyiar TVRI Stasiun Pusat Jakarta Dra Magdalena Daluas-Molenar dengan materi Bagaimana menjadi MC yang Baik, serta Staf Khusus Bupati Minahasa Meksi Sahensolar SPi dengan materi Praktek MC yang benar.

Bupati JWS melalui Asisten III Hetty Rumagit dalam sambutannya mengapresiasi Bagian Humas dan Protokol yang memprakarsai kegiatan ini dengan melibatkan para ASN Pemkab dan jajaran TP-PKK untuk menambah wawasan Keprotokolan dan MC.

Dikatakannya, pengetahuan keprotokolan bukan hanya untuk petugas protokol tapi bagi semua orang agar lebih memahami kenapa harus ada protokol untuk memberikan pelayanan kepada suatu kegiatan atau acara.

“Tugas protokol cukup berat, karena kegiatan protokol diatur dalam UU, sehingga kalau suatu acara berjalan baik hal itu sudah biasa, tapi kalau berjalan buruk maka protokolnya yang kena salah,” urainya.

“Keprotokolan memberikan pedoman penyelenggaraan agar suatu acara berjalan dengan tertib, lancar dan teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat memberikan pemaham terhadap hak-hak keprotokolan bagi pejabat negara, pemerintah dan tokoh masyarakat tertentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan nilai dan etika,” ujarnya sembari berharap agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik karena pemahaman keprotokolan akan berimbas positif untuk membangun citra baik bagi individu maupun instansi pemerintah.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Karena pemahaman keprotokolan akan berimbas positif untuk membangun citra baik atau image building bagi individu maupun instansi dalam hal ini adalah pemerintah,” tukasnya.

Kegiatan ini sendiri turut diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Seeve Korengkeng-Warouw, Sekretaris TP PKK Dr Alda Kusoy-Manampiring MKES beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa Kelurahan, serta utusan SKPD se-Kabupaten Minahasa.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan