Minut – Pernyataan Bupati Minahasa Utara Drs Sompie SF Singal , bahwa Pejabat Eselon II dan III harus menetap di Kabupaten Minahasa Utara, hanya isapan jempol semata. Buktinya masih banyak Pejabat Esselon II dan III yang memegang jabatan strategis tidak tinggal di Minut
Dari penelusuran Cybersulutnews.co.id perjabat-pejabt tersebut adalah Asisten III Dra Wilhelminus Dimpudus, Kadisparbud Femmy Pangkerego, Kepala PPKAD Drs Max Silinaung, Kabag Hubmas Drs Sem Tirayoh, Kadis Perikanan A Kambong serta Kadis Pertanian Ir Wangke Karundeng yang tinggal di Manado,Bitung dan Tomohon.
“Kami tagih janji bupati saat periode pertama bahwa seluruh pejabat harus tinggal di minut. Tapi sekarang masih banyak Pejabat yang tinggal diluar minut,”ucap tokoh masyarakat Novel Lotulung SH.
Menurut Novel,akibat menetap di luar Minut, mengakibatkan aktivitas perkantoran tak berlangsung baik. Sehingga pekerjaan selama Senin sampai Jumat tak berlangsung optimal.
“Janji bupati untuk memberikan disiplin hanya lips service semata sebab banyak pejabat yang so nda dengar pa bupati. Padahal kalau pejabat itu tinggal di minut semua warga bisa menemui mereka,”ujar Lotulung.
Efraim lengkong,salah satu tokoh pendiri Minut mengatakan, selama mereka masih bisa mengatur waktu dan pekerjaan untuk pelayanan masyarakat mereka bisa tinggal di luar Minut ,asalkan jangan terlalu jauh.
“Petunjuk Bupati mereka harus menetap di Minut. Kalau diluar Minut, sudah pasti pelayanan masyarakat akan terganggu,” tutur Efraim.
Bupati Minahasa Drs Sompie SF Singal MBA, saat dimintai keterangan membenarkan bahwa pejabat Esselon II dan III harus menetap di Minut.
“Saya berikan kesempatan sebelum akhir tahun agar mereka segera menetap di MInut,” jelas Sompie. (eca gops)
Daftar Pejabat Eselon II dan III yang menetap diluar Minut :
Wangke Karundeng (Tomohon), Fanny Kawatu (Manado), Sandra Rotty (Manado), dr Herman Darmawan (Manado), Danso Ahyuan (Manado), Sem Tirayoh (Manado), Max Silinaung (Manado), Theresia Sompie (Manado), Sandra Dipa (Manado), Arie Kambong (Manado), Lily lengkong (Manado), Asisten III Wilhelmina Dimpudus (Bitung), Royke Kodoati (Manado), Tati Thayeb (Tondano)



















