Minahasa – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Repoblik Indonesia (Kemendikbud-RI), melakukan pemantaun langsung atas penyerahan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) Tahun 2014, untuk siswa di Kabupaten Minahasa, bertempat di aula Wale Ne Tou Tondano, Jumat (14/03).
Penyerahan BOS dan BSM Tahun 2014 ini sendiri disaksikan langsung, Anggota VI BPK-RI, Dr H Rizal Djalil, Ketua Komisi 11 DPR RI, Olly Dondokambey SE, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kemendikbud RI, Dr Ir Achmad J MEng Bupati Minahasa, Janjte Wowiling Sajow (JWS), Wakil Bupati Minahasa, Ivan Sarundajang, Forkopimda Minahasa, Sekda Minahasa, Jefrry Robby Korengkeng bersama jajaran dan ribuan siswa-siswi serta guru se Minahasa.
Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, dalam ucapan selamat datang dan laporan menuturkan, program BOS dan BSM telah sangat banyak membantu siswa usia sekolah di Minahasa, yang mencapai 11.136 anak didik.
Menurutnya, penyaluran BOS dan BSM di Minahasa Tahun 2014 silam tepat sasaran dan telah banyak membantu anak siswa dari keluarga yang kurang mampu untuk tetap sekolah, meski disadari masih ada anak usia sekolah yang tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“BOS dan BSM merupakan bentuk dukungan pemerintah di dunia pendidikan dan memberikan kesempatan lebih terbuka bagi siswa usia sekolah untuk menempuh pendidikan dasar,” ujarnya.
Ketua Komisi 11 DPR RI, Olly Dondokambey SE sendiri dalam sambutannya mengatakan, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki tugas untuk membawa aspirasi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) hingga pusat, salah satunya adalah memperjuangkan dana BOS dan BSM untuk Sulut dan Minahasa secara khusus, agar bisa dinikmati lebih banyak siswa lagi.
“Kami berharap, apa yang telah kami perjuangkan ini bisa berdampak positif bagi siswa/siswi di Minahasa dari keluarga kurang mampu dan dapat digunakan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara, dana BOS di Minahasa Tahun 2014 ini sendiri, mencapai Rp 43,2 Miliar, sedangkan untuk Dana BSM sebesar Rp 6,4 Miliar.(fernando lumanauw)


























