Manado – Setelah menerbangi kota-kota besar di Kalimantan, maskapai berbiaya murah Citilink Indonesia mulai melebarkan ekspansi ke wilayah timur Indonesia, dengan membuka tiga destinasi sekaligus menuju ibukota Sulawesi Utara.
“Rute baru ke Manado dibuka pada tanggal 25 Oktober 2015 dan kemudian diikuti rute Palu dan Tarakan pada 8 November mendatang. Citilink ingin mengejar target untuk bisa menerbangi rute di wilayah timur Indonesia sebagai antisipasi terhadap pelaksanaan ASEAN Open Sky pada akhir tahun ini,” kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Manado, Sabtu (24/10/2015).
Albert Burhan mengatakan, pembukaan rute dari dan ke Manado merupakan keputusan strategis menjelang akhir tahun bersamaan dengan akan dimulainya implementasi kebijakan ASEAN Open Sky pada penghabisan tahun ini juga.
Adapun rute baru Manado bisa diterbangi dari Jakarta – Manado, Surabaya – Manado, dan Makassar – Manado dengan frekuensi satu kali penerbangan sehari dari masing-masing destinasi. Sedangkan rute Makassar – Palu beroperasi dengan frekuensi satu kali penerbangan sehari, dan Balikpapan – Tarakan satu kali penerbangan sehari.
“Ini merupakan upaya melengkapi jangkauan Citilink di pasar domestik, sekaligus upaya melanjutkan hasil positif yang sudah diraih pada semester I lalu. Dengan demikian diharapkan target menerbangkan 11,2 juta penumpang di akhir tahun 2015 terpenuhi,” ungkap Albert.
Adapun, hadirnya Citilink di Manado menurut Commercial Director PT Citilink Indonesia, Hans Nugroho adalah buah ide dan kerinduan Gubernur Sulut periode 2005-2015 Dr Sinyo Harry sarundajang. “Setiap bulan pak Sarundajang selalu mengejar saya kapan rute Manado dibuka. Dan inilah saatnya harapan pak Sarundajang dan kita semua bisa terwujud,” ungkapnya.
Lanjut dikatakannya, dengan kehadiran Citilink di Manado diharapkan akan menunjang Sulut sebagai destinasi tujuan MICE (meeting, insentive, Convention and exibition).
“Industri MICE Indonesia mempunyai potensi besar untuk dikembangkan dalam rangka mendukung target kunjungan wisata Kementerian Pariwisata untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara sampai tahun 2019,” katanya.

























