Minahasa – Dicecar pemberitaan dugaan kasus korupsi dana DAK Pendidikan tahun 2007, Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), mengambil langkah hukum dengan melaporkan wartawan Harian Radar Manado ke pihak Polres Minahasa, dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (11/02), JWS mengatakan, dirinya merasa tidak diberi hak jawab atau dikonfirmasi terlebih dahulu untuk pemberitaan tersebut.
“Ada 3 hal yang mendasari laporan ke pihak Polres Minahasa tersebut. Pertama, sejak saya somasi media massa tersebut karena ada penayangan berita beberapa waktu lalu terkait saya, belum pernah di jawab dan belum pernah di tanggapi pihak media tersebut. Kedua, dalam pemberitaan selanjutnya, wartawan di media tersebut menyatakan saya sudah di telpon beberapa kali ada nada masuk panggilan tapi tidak menjawab, padahal yang saya tahu sejak kemarin sampai sekarang tidak ada telpon masuk. Selanjutnya yang ketiga, dalam berita tertulis kerugian negara DAK 2007 miliaran rupiah, sementara hasil audit BPKP, hanya mempersoalkan keterlambatan pembelanjaan sekitar Rp 136 juta saja,” tandas JWS.
Untuk itu, membaca berita pada media massa tersebut, hari ini JWS putuskan melalui kuasa hukumnya Judy Robot SH akan segera laporkan hal ini ke Polres Minahasa.
“Apakah wartawannya atau Korannya yang terlapor, tergantung hasil pemeriksaan nanti,” ujarnya.
Sementara, soal dugaan korupsi DAK 2007 yang disangkakan ini, JWS menjelaskan, hal tersebut telah beberapa kali di gelar perkara oleh pihak Polres Minahasa dan pihak Kejaksaan Negeri Tondano.
“Berita ini sungguh menimbulkan hal yang tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik. Dengan dasar ini maka saya melaporkan ke Polres Minahasa untuk di tindak lanjuti,” ungkap JWS.
“Soal tanggapan masyarakat, saya yakin masyarakat Minahasa sudah cerdas memilih dan memilah mana berita yang rasional dan irasional. Jika ada yang ikut bermain dalam masalah ini, satu saat kebenaran pasti akan terungkap, karena di mata Tuhan tidak ada yang tersembunyi,” ujarnya lagi.
Sementara itu pihak Radar Manado belum dapat dikonfirmasi mengenai laporan Bupati usungan partai PDI Perjuangan itu.(fernando lumanauw)

























