Minahasa – Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP, menyerahkan hewan Sapi untuk kurban, bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H Tahun 2025, untuk umat Muslim di Kecamatan Langowan Utara, Rabu (04/06) pagi, yang dipusatkan di Masjid Baitul Ikhlas Desa Waleure.
“Suatu kehormatan bagi saya untuk menyerahkan langsung Hewan Kurban Sapi seberat 853 Kilogram yang merupakan bantuan dari bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk warga Langowan Utara,” kata Bupati.
“Atas nama Pemkab Minahasa dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden, atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di Minahasa melalui pemberian bantuan hewan kurban. Ini adalah bentuk nyata dari kehadiran negara dalam menjalin ikatan persaudaraan, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” imbuhnya.
“Saya berharap, semangat kurban ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kemanusiaan, serta untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan,”ujarnya lagi.
Sebagaimana kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail, kata Bupati, itu mengajarkan kita bahwa semangat kurban menjadi simbol kepatuhan, ketaatan, serta kepedulian kepada sesama.
“Melalui kurban, umat diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun juga untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Di Minahasa, kita hidup dalam bingkai keberagaman yang indah. Umat beragama hidup berdampingan secara rukun dan harmonis. Toleransi dan semangat saling menghargai telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Minahasa sejak dahulu kala,” kata Bupati.
“Penyerahan hewan kurban ini semakin mempererat nilai-nilai tersebut, memperkuat komitmen bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling peduli, melainkan kekayaan yang mempersatukan kita sebagai bangsa,” tukasnya.
Bupati lalu mengajak seluruh masyarakat Minahasa, khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Adha, untuk menjadikan momen ini sebagai ajang memperkuat iman, mempertebal ketaqwaan, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita terus membangun kehidupan sosial yang harmonis, mengedepankan gotong royong, dan bersama-sama menjaga Kabupaten Minahasa sebagai rumah besar yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua. Bantuan hewan kurban ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dimaknai secara spiritual dan sosial. Saya berharap, hewan kurban ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh panitia dan dibagikan secara adil kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama kaum duafa, fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan. Semoga ibadah kurban ini diterima oleh tuhan yang maha esa dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.(fernando lumanauw)





















