Tomohon – Inovasi kembali ditunjukkan pemerintahan Walikota Jimmy Eman dan Wakil Walikota Syerly Sompotan. Kali ini kembali terfokus pada tata kelola administrasi keuangan yakni peluncuran sistem E-MAS-ODSK.
Peluncuran sistem ini diresmikan oleh
Walikota Jimmy Eman di halaman Kantor DPPKBMD Kota Tomohon,Jumat (28/10/2016).
Kepala DPPKBMD Dr Juliana D Karwur MKes MSi dalam laporannya mengawali kegiatan ini menjelaskan bahwa tujuan program E-MAS-ODSK ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola keuangan daerah sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pengelolaan keuangan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel.
Selanjutnya, Mewakili PKP2A II LAN Makassar Dr. Muhammad Aswad, M.Si mengatakan bahwa setiap Instansi Pemerintah harus mampu memiliki pemikiran2 inovasi dalam rangka memajukan instansinya masing-masing. Melalui program pemerintah untuk setiap instansi-instansi dapat membuat 1 inovasi dalam 1 tahun dan apabila hal ini terjadi dapat diyakini pemerintah daerah tersebut pasti akan semakin maju.
”Saya mewakili pihak PKP2A II LAN Makassar sangat berbangga, karena dari sekian banyak Kabupaten Kota di kawasan Indonesia Timur ini, Kota Tomohon telah mewujudkan diri sebagai daerah yang mampu membuat inovasi-inovasi yang terbaik paling tidak dalam lingkungannya,” ungkapnya.
Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan bahwa Layanan EMAS – ODSK adalah pelayanan publik di bidang pengelolaan keuangan dengan percepatan pencairan dana yang aman dan penerbitan SP2D satu hari selesai.
“Dalam proses penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D) berlaku satu hari, apabila dokumen-dokumen pendukung dinyatakan memenuhi syarat dan lengkap. Apabila dokumen SPP/SPM, dokumen pendukung lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat dan tidak lengkap maka akan diterbitkan surat penolakan penerbitan SP2D selama 1 hari kerja, ” terang Walikota.
”Ruang lingkup penyelenggaraan E-MAS ODSK ini diharapkan dapat mengatur lebih baik budaya kerja aparatur pelaksana bidang pengelolaan keuangan daerah di lingkungan pemerintah Kota Tomohon, kemudian dalam ranah proses pengambilan surat perintah pencairan dana (SP2D) dan pemanfaatan aplikasi Kasda Online bersama Bank Sulut, dan penerapan E-MAS ODSK melalui sistem dan prosedur yang telah ditetapkan diharapkan dapat menyumbang setidaknya lima budaya kerja yakni; komitmen melayani, artinya memberikan pelayanan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan pada saat ini dan masa yang akan datang, baik secara eksternal maupun internal organisasi sehingga tercipta kepuasan dan kepercayaan pelanggan,” harap Walikota.
Walikota menambahkan, Integritas, artinya dalam setiap tindakan selalu mengutamakan perilaku terpuji sesuai nilai-nilai etika kerja yang berlaku. Profesionalisme, artinya dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan selalu menyelesaikan secara baik dan tuntas sesuai dengan kompetensi/keahlian. Akuntabel, artinya dalam melaksanakan tugas dapat mempertanggungjawabkan baik dari segi proses maupun hasil. Inovatif, artinya selalu melakukan adaptasi terhadap perubahanyang bersifat positif dengan mempertahankan efektifitas kerja saat menghadapi informasi baru, perubahan situasi serta lingkungan yang berbeda ke arah kemajuan organisasi.
Selanjutnya untuk aplikasi Kasda Online, dilaksanakan dalam rangka mempermudah proses pengelolaan keuangan daerah. Pemanfaatan aplikasi kasda online telah dilakukan ikatan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Tomohon, BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dan Bank Sulutgo.
Aplikasi Kasda Online ini dapat memberi dampak positif terhadap pelayanan publik dan dapat dirasakan pemerintah diantaranya untuk mengurangi resiko pengembalian berkas SP2D (surat perintah pencairan dana), memudahkan pemerintah dalam memantau transaksi keuangan daerah, mempercepat proses pembayaran atas realisasi SP2D kepada pihak ketiga dan memudahkan pemerintah melakukan rekonsiliasi keuangan.
“Diharapkan dengan diresmikannya aplikasi e-office akan menjadi awal bagi pemerintah kota tomohon dalam mewujudkan pusat pelayanan publik satu atap,” tutup Walikota.
Hadir juga dalam kegiatan ini para Muspida dan pejabat dari lembaga terkait. (Mar)




















