Manado -Dies Natalis Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) ke-56 Rektor, Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam sambutannya mengharapkan Faked dapat meraih akreditasi A.
“Peningkatan mutu pada Perguruan Tinggi (PT) Unsrat terus melebarkan sayap melakukan kerjasama berbagai pihak dalam hal penelitian dan pertukaran dosen dan mahasiswa dalam pengembangan. Ini merupakan upaya agar kualitas dosen maupun mahasiswa lebih berkualitas seperti PT lain,” ujarnya, Jumat (29/5/2015) di Auditorium.
Bahkan Mantan Dekan Teknik ini memberikan motivasi dan mengharapkan dosen lebih mengembangkan diri.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Dr Sinyo H Sarundajang dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Grace Punuh Mkes kedepannya Faked lebih maju lagi dan menghasilkan dokter-dokter yang berkualitas dalam mengabdi dan pelayanan kesehatab.
Kemudian, Dekan Faked Unsrat Prof Dr dr Adrian Umboh SpA-K melaporkan berbagai pengembangan di Faked.
“Mahasiswa yang terdaftar sampai dengan bulan april sebanyak 2693. Guna perkembangannya Fakultas Kedokteran melaksanakan kerjasama dan pengabdian pada masyarakat,”terangnya.
Kemudian kerjasama dengan Universitas Kristen Duta Wacana Jogjakarta untuk pendidikan dokter melalui tenaga dosen Fakultas kedokteran UNSRAT,MoU dan kerjasama penelitian dengan beberapa Universitas yang ada di Jepang.
Menariknya dosen purnabakti turut hadir mendapatkan penghargaan.
Hadir dalam dies natalies Faked ke-56 Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Grace Punuh,MKes, Direktur RS Noongan dr Juni Tampemawa,MKes, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat, Prof dr Grace Kandou,MKes serta sejumlah dokter dan dosen Faked Unsrat.(tian)




















