Dinyatakan Sembuh dari COVID-19, Enam Orang Ini Dipulangkan dan Disambut Gembira Warga

Minahasa – Sebanyak enam orang warga Minahasa, yang sebelumnya pasien positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sam Ratulangi Tondano, dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumah mereka masing-masing, Selasa (16/06) sore.

Kepulangan mereka dari Rumah Sakit dilepas dengan gembira oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Minahasa yang dihadiri Kapolres Minahasa M Denny I Situmorang SIK dan Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi, serta Kepala Dinas Kesehatan dr Maya Rambitan MKes dan Direktur RSUD dr Maryani Suronoto MBiomed, juga para perawat dan dokter setempat.

Ke enam pasien sembuh terdiri dari dua orang dewasa dan empat anak-anak ini yang dipulangkan ini, diberi bingkisan dan bunga dari Pemkab Minahasa melalui management RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano, kemudian diantar langsung ke rumah masing-masing menggunakan ambulans.

Sesampainya di kampung halaman mereka masing-masing, yakni di Desa Sendangan Tengah Kecamatan Kawangkoan untuk mantan pasien nomor 140, 145 dan 195, serta Desa Tompaso Dua Utara dan Liba Kecamatan Tompaso untuk mantan pasien nomor 122, 401 dan 403, mereka disambut gembira warga setempat dan mengucapkan selamat karena telah sembuh.

Asisten Denny Mangala mengatakan, para mantan pasien ini dinyatakan benar-benar sembuh setelah dilakukan dua kali pemeriksaan swab.

“Kita bersyukur dari dua kali pemeriksaan swab, ke-enam pasien ini dinyatakan negatif COVID-19, yang artinya mereka sudah sembuh,” ungkap Mangala, mewakili Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Minahasa.

“Mereka yang sembuh ini langsung menerima surat keterangan sehat dari RSUD dan dipulangkan. Kami pemerintah menghimbau masyarakat disekitar mereka yang telah sembuh ini, agar menerima kembali mereka dalam pergaulan untuk kembali bersama sama dengan keluarga dan masyarakat,” ujar Mangala sembari menambahkan bila saat ini tinggal 14 pasien positif dan 2 PDP yang dirawat di RSUD Sam Ratulangi Tondano.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan