Disaksikan JWS, KUB Cahaya Nusantara Minahasa Terima Alat POC Dari Kementrian Perindustrian

Minahasa – Kelompok Usaha Bersama (KUB) Cahaya Nusantara Minahasa menerima hibah alat produksi pupuk organik cair (POC) dari Kementrian Perindustrian Repoblik Indonesia, Jumat (19/08), dan disaksikan langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, bertempat di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan.

Sebelum penyerahan, Kementrian Perindustrian RI melalui Direktorat Jendral Industri Kecil dan menengah Kementrian Perindustrian yang diwakilkan Ria Virginia mengatakan, bantuan yang diberikan ini adalah tindak lanjut dari proposal yang dikirimkan terdahulu, dimana Minahasa adalah salah dari daerah yang terpilih untuk menerima alat bantuan.

“Program POC ini sudah dimulai sejak tahun 2012 silam dan ada di 12 daerah di Indonesia, yang salah satunya adalah Minahasa. Minahasa sendiri terpilih karena bahan baku untuk pembuatan POC ini banyak sekali,” tukasnya.

Dirinya kemudian berharap agar bantuan ini bisa dipelihara dengan baik sehingga bisa terus dimanfaatkan untuk produksivitas pertanian di Kabupaten Minahasa.

“Terima kasih buat pak Bupati yang telah berkenan hadir. Ini membuktikan bahwa pak Bupati begitu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya,” ujarnya.

Bupati JWS dalam sambutannya mengapresiasi Kementrian Perindustrian yang telah berkenan memberikan bantuan alat produksi POC untuk tanaman pertanian di Minahasa.

“Selama ini kami sementara mencari pola yang cocok agar petani di Minahasa ini bisa menghasilkan produksi pertanian yang melimpah untuk mendongkrak ekonomi petani, sehingga banyak petani bisa tersenyum. Dengan adanya bantuan POC ini tentu akan sangat membantu petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya, sehingga tidak ada lagi petani yang beralih ke tukang ojek atau profesi lain,” kata JWS, sembari berharap alat produksi POC ini tak hanya digunakan petani di Kelurahan Koya saja tetapi juga petani di daerah lain di Minahasa.

Dalam penyerahan alat bantuan ini turut diperkenalkan juga varietas padi unggul yang ditanam menggunakan POC yang diciptakan oleh Tenaga Ahli Kementrian Perindustrian Cahya Yudi Widianto, yang dimana varietas unggul ini telah diserahkan ke Minahasa, hiangga akhirnya dinamakan oleh JWS, MSP atau singkatan dari Megawati Soekarno Putri Minahasa.

Adapun keunggulan varietas padi MSP ini dengan ditambah pupuk organik cair masa tanamnya hanya membutuhkan waktu  3 bulan 10 hari dari biasanya 10 bulan. Dimana varietas padi unggul ini hanya cocok di tanam di Sindrab Sulawesi Selatan, Minahasa Sulut dan Gorontalo.

Acara kemudian diakhiri dengan serah terima yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima barang yang dilakukan langsung Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Minahasa Ir Dolfie Kasenda dengan pihak Kementrian Perindustrian RI.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan