Minahasa – Lagi-lagi plesir menghamburkan uang rakyat berkedok kunjungan kerja (Kunker) keluar daerah dilakukan secara berjamaah oleh 35 Legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa, sejak Senin (16/02) kemarin.
Dari pantauan Cybersulutnews.co.id Selasa (17/02), kantor DPRD Minahasa dikawasan Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara ini tampak sepi tak berpenghuni. Ruangan-ruangan fraksi terkunci, ditambah lagi seluruh ruangan staf pun tidak ada satupun yang terbuka.
Sekretaris DPRD Minahasa, Elvis Mingkid, ketika dihubungi wartawan, membenarkan adanya kunker Legislator tersebut.
“Para anggota DPRD ini akan melakukan kunker selama lima hari. Ada dua wilayah yang dikunjungi di daerah Pulau Jawa dan Kalimantan. Di Kalimantan yakni Samarinda dan Kutai Kartanegara serta di wilayah Cimahi dan Jakarta di Pulau Jawa,” terang Mingkid
Sementara, agenda jalan-jalan berdalih kunker ini sendiri mendapat sorotan dari generasi muda di Minahasa. Sekertaris KNPI Minahasa, Edwin Pratasik misalnya, dirinya menyangkan apa yang sudah menjadi kebiasaan Legislator Minahasa ini.
Menurutnya, para anggota DPRD Minahasa ini tak menghiraukan himbaun Presiden RI, Joko Widodo, yang meminta agar semua pejabat di Kabupaten/ Kota di Indonesia untuk berhemat anggaran dan mengurangi agenda perjalanan dinas, termasuk kunker.
“Menurut kami, kegiatan ini adalah pelesir berdalih kunker. Tak sedikit uang rakyat yang dihabiskan mereka, sementara hasil dan faedah dari kunker ini belum tentu berguna bagi rakyat Minahasa dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” ungkap Pratasik sembari berharap, pihak DPRD Minahasa kedepan dapat mengkaji kembali soal kunjungan-kunjangan ke luar daerah ini.(fernando lumanauw)




















