Jakarta – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mempresentasikan strategi pengembangan dan pembangunan pasar tradisional modern di Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI, Jumat (26/09).
Eman mempresentasikan proposal mengenai upaya-upaya pemerintah untuk meningkatkan sarana-sarana vital dalam menunjang perekonomian masyarakat di hadapan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri RI Sri Agustina yang didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Jimmy Bella dan staf ahli Bapperti, Ismajaya Tungkagi.
Apa yang dipresentasikan selaras dengan program dan kegiatan Kementerian Dalam Negeri yang terus berusaha membangun pasar tradisional moderen yang tidak hanya sekadar membangun sarana fisiknya saja.
Namun dalam program ini juga dilaksanakan pelatihan manajemen pengelolaan pasar tradisional, penyusunan model pembangunan dan pengelolaan pasar dan peningkatan pengetahuan dan kemampuan pedagang serta memfasilitasi pelaksanaan pos ukur ulang dalam rangka peningkatan tertib ukur guna melindungi konsumen.
”Pasar yang sehat, bersih dan dinamis akan ramai dikunjungi dan tentunya akan menguntungkan pedagang, pengelola, serta pemerintah daerah,” kata Eman.
Menurutnya, pasar merupakan salah satu urat nadi perekonomian vital bagi masyarakat baik sebagai pedagang maupun pembeli.
Oleh karena itu harus dikembangkan secara simultan dan berkesinambungan. Sementara Kadis Perindag Kota Tomohon Albert J Tulus SH, rencana ini. diupayakan terealisasi tahun anggaran 2015 lanjutan dari pembangunan sejak tahun 2013 dan 2014.
Dalam Presentasi ini Walikota turut didampingi Kadis Perindag Albert J Tulus SH, Plt Dirut Pasar, Drs Eddy Turang, Kabag Humas Steven Waworuntu SSTP dan Kadib Perdagangan Maikel Mandagi SSos. (maria wolajan)


























