Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, mengajak seluruh Pendeta dan Guru Agama yang ada di GMIM Rayon Tondano, agar menjadi pemimpin jemaat yang melakukan tugas pelayanan dengan fsukacita dan sukarela.
Hal ini dikatakan Bupati JWS saat menggelar ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus Bupati Minahasa bersama Pendeta dan Guru Agama GMIM Rayon Tondano, yang dilaksanakan di GMIM Riedel Wawalintouwan Tondano, Sabtu (23/12) pagi.
“Berbicara soal pemimpin berarti berbicara soal kekuasaan. Menjadi pemimpin hanya ada dua hal, makan hati dan makan daging. Artinya, sebagai pemimpin ketika makan daging jangan sampai merasa sombong, tapi juga ketuka makan hati karena suka duka jadi penimpin kita harus tetap andalkan Tuhan. Jangan sampai mengambil tindakan yang merugikan jemaat karena memanfaatkan kekuasaan. Jangan sampai menyalahgunakan kekuasaan sebagai pemimpin. Jadilah pemimpin dalam jemaat yang benar-benar melayani Tuhan,” tukas JWS.
Selanjutnya, sebagai Pendeta dan Guru Agama, Bupati JWS juga menghimbau agar tidak terlena dengan kedudukan dan berkat yang diterima saat ini, melainkan sebagai Pendeta dan Guru Agama yang juga memiliki keluarga, hendaknya juga memikirkan masa depan keluarga dengan rajin menabung untuk fasilitas kedepan.
“Ada Pendeta karena kerap berpindah-pindah melayani jemaat dan difasilitasi Pastori, sudah lupa untuk menyiapkan fasilitas sendiri untuk masa depan. Ketia usai pelayanan akhirnya tidak tau mau kemana, padahal Pendeta kan punya istri atau suami dan anak-anak yang juga perlu kita perhatikan masa depannya,” pesan JWS, sembari mengakhiri sambutannya dengan mengajak agar Pendeta dan Guru Agama juga bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Minahasa.
“Atas nama Pemkab Minahasa, pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Selamat menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2017 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2018, Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Badan Kerjasama Antar Umat Beragama Kabupaten Minahasa Pdt Evert Tangel STh MPdk, dalam sambutannya mengatakan, Pendeta dan Guru Agama adalah pelopor terciptanya keamanan dan kedamaian serta kerukunan antar umat beragama. Dirinya berharap, Pendeta dan Guru Agama dapat menjalankan tugas pelayanannya dengan baik.
“Kami mengapresiasi kepada teman-teman yang sudah mengusahakan hal itu. Biarlah di Natal ini kita benar-benar menjadi berkat,” ujar Pdt Tangel sembari juga berterima kasih kepada Bupati JWS atas perhatiannya terhadap Pendeta dan Guru Agama di Minahasa.
Ibadah pra Natal ini sendiri dipimpin oleh Wakil Ketua Badan Pengurus Majelis Sinode Bidang Misio Pdt Dr Hein Arina, dan dihadiri oleh para Pendeta dan Guru Agama GMIM Rayon Tondano, serta para undangan lainnya. Dalam ibadah ini juga Bupati JWS memberikan bingkisan Natal.(fernando lumanauw)




















