Minut – Pemerintah Provinsi Sulut melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulut, Senin (18/04). Kegiatan yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel, Kalawat Minut ini dibuka Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.
Dalam sambutannya, Olly mengatakan bahwa Musrenbang RPJMD ini merupakan salah satu wadah untuk melegitimasi janji politik yang sudah ia dan Steven Kandouw (OD-SK) sampaikan kepada rakyat. Janji politik yang tertuang dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur dibakukan dalam satu dokumen yang secara bersama-sama disiapkan melalui orientasi penyusunan RPJMD.
RPJMD disusun oleh tim yang disempurnakan oleh unsur teknokrat dalam berbagai forum baik forum SKPD maupun konsultasi publik dan akhirnya diselaraskan dalam musyawarah mufakat pada hari ini.
“Momen hari ini bisa terjadi, bukan karena kekuatan saya dan Steven semata, tapi karena anugerah Tuhan Yesus Kristus kepada kita semua, melalui kerja keras dan ketulusan hati semua pihak baik langsung maupun tidak langsung,” kata Dondokambey.
RPJMD Provinsi Sulut kami percepat penyusunannya menjadi 3 bulan, atas pertimbangan bahwa 6 Kabupaten/Kota lainnya juga sementara menyusun RPJMD sehingga diharapkan RPJMD provinsi dapat selesai lebih cepat supaya menjadi pedoman dalam penyusunan RPJMD 6 daerah ini, ujar mantan Ketua Banggar DPR-RI ini.
Kesempatan itu Gubernur telah menyampaikan 7 Misi Olly-Steven sebagai cita-cita menuju Sulut Hebat yang di tuangkan dalalm Visi mewujudkan Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik serta berkepribadian dalam budaya, serta 9 agenda porioritas Sulut Hebat diantaranya meningkatkan keamanan dan ketertiban Sulut untuk melindungi segenap masyarakat, memastikan kenyamanan hidup dan berusaha.
Membangun Sulut sebagai Pusat penggerak perekonomian di kawasan Timur Indonesia serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Selain itu, Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan Sulut lima tahun kedepan akan di fokuskan pada pencapaian 7 Misi, 17 isu strategis, 27 tujuan, 37 sasaran, 47 strategis, 67 target kinerja kepala daerah dan 77 program porioritas pembangunan.
RPJMD kata Mantan Ketua Komusi XI DPR-RI ini akan mengarahkan percepatan pelaksanaan proyek strategis di Sulut, diantaranya jalan tol manado bitung, bendungan kuwil, pelabuhan Hup Port bitung serta membangun pembangkit listrik bertenaga gas alam dan panas bumi.
Bersamaan dgn itu juga akan dibangun kawasan kepulauan dan perbatasan melalui pembangunan sentra bisnis kelautan dan perikanan terpadu, kawasan pengembangan ekonomi, penyelesaian jalan lingkar manado, dan penyelesaian bendungan dan bandara di wilayah BMR.
Dia menambahkan pencapaian kesejahteraan akan diukur oleh beberapa faktor antara lain pertumbuhan ekonomi (PE) 2015 sebeaar 6,31 persen menjadi 7,08 persen di akhir periode, IPM dari 69,96 poin menjadi 72,00 poin, angka pengangguran dari 9 persen turun menjadi 7 persen serta tingkat kemiskinan turun dari 9 persen menjadi 7 persen.
Untuk mencapai hal itu kata dia, harus di kerjakan secara sistematis terencana dan terukur.
“Para birokrat akan dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja berdasarkan prinsip Good Governance dan Clean Government dan memastikan semua program kerja di 215 Kab/ko terintegrasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

























