Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mendampingi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, Rabu (26/11/2025) meninjau langsung progres revitalisasi Museum Daerah Sulut yang kini mencapai 50 persen.
Museum ini sempat viral karena rumor akan dijual, namun berkat komitmen kuat Gubernur Yulius sejak pelantikannya, revitalisasi berjalan cepat dengan target menjadi ikon budaya dan destinasi wisata baru berteknologi modern dan edukatif.
Menteri Fadli Zon menekankan bahwa museum tidak sekadar penyimpan artefak, melainkan ruang budaya hidup yang juga mendorong ekonomi kreatif seperti ticketing, merchandise, dan UMKM.
Dalam rencana tampilan museum, pengunjung akan diajak menyusuri sejarah Sulut dari zaman prasejarah hingga keberagaman budaya modern, termasuk potensi pemulangan fosil Stegodon, nenek moyang gajah berusia sekitar dua juta tahun yang saat ini tersimpan di Bandung.
Revitalisasi ini didukung penuh oleh Pemprov Sulut melalui APBD-P 2025, dengan harapan museum menjadi destinasi unggulan wisatawan lokal dan mancanegara, sekaligus pusat pembelajaran budaya dan ruang publik bagi generasi muda.
Pemerintah juga mengintegrasikan teknologi imersif dalam desain museum yang modern, membuka peluang museum ini menjadi salah satu terbaik di Indonesia dan kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara.
Direktur dan staf khusus Gubernur mengartikan proyek ini sebagai langkah strategis pelestarian budaya yang juga memperkuat sektor pariwisata berbasis kearifan lokal dengan dukungan partisipasi swasta dan filantropi



















