by

Hadiri Deklarasi Damai Dumoga Raya, Kapolda: Hentikan Pertikaian dan Kendalikan Emosi

Manado – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno mengajak warga warga Dumoga Raya, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), agar menyudahi pertikaian, serta menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini diungkap Kapolda saat melakukan pertemuan tatap muka dengan para aparat dan tokoh masyarakat Dumoga Raya, di Balai Desa Wangga Baru Kecamatan Dumoga Barat, Sabtu (14/05 sore.

“Kami menghimbau kepada semua warga kita, saudara kita untuk menghentikan pertikaian dan permusuhan, serta kendalikan emosi. Mari kita jaga harkat dan martabat manusia,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh aparat dan tokoh masyarakat di Dumoga Raya untuk berperan aktif memberikan imbauan agar pertikaian tidak berkepanjangan.

“Untuk para sangadi, para camat, tokoh masyarakat, mari kita damaikan warga kita, kita lerai saudara-saudara kita yang bertikai serta marilah kita sama-sama mengendalikan emosi kita sendiri, jangan kita dirasuki emosional dan agar setiap permasalahan sekecil apapun dapat diselesaikan dengan musyawarah,” kata Irjen Pol Mulyatno.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya Ia dengan berita-berita hoax atau berita bohong, yang dapat mempengaruhi pola pikir sehingga akhirnya melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Mari kita cermati berita tersebut memprovokasi atau tidak, dan jika ada mari kita laporkan dan serahkan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk memproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara, Bupati Bolmong Yasti Soeprojo Mokoagow yang juga hadir dalam pertemuan itu, menyampaikan prihatin dengan peristiwa pertikaian yang terjadi beberapa hari yang lalu.

“Bapak Kapolda jauh-jauh datang hanya untuk melihat kedamaian di Bolmong, saya mohon kepada saudara saudara saya yang di Bolmong, mari kita sama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa selama ini berita yang beredar terkait pertikaian di wilayahnya, itu 90 persen hoax dan ia berharap masyarakat tidak mudah terhasut.

“Untuk itu kami minta masyarakat jangan mudah terprovokasi, saya yakin aparat penegak hukum akan bertindak secara humanis dan tegas. Mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, jangan kita bertindak main hakim sendiri,” kata Bupati Yasti.

Ia mengajak semua warga Bolmong khususnya Dumoga Raya agar tetap menjaga tali persaudaraan dan perdamaian di tanah Bolmong dan harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, kita jaga tali persaudaraan, agar warga di Bolmong bisa hidup rukun dan damai,” kata Bupati Yasti.

Dalam pertemuan itu, juga dilaksanakan pembacaan Surat Pernyataan Bersama dan penandatanganan Deklarasi Damai oleh camat, sangadi, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda se-Dumoga Raya.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut, sejumlah pejabat Polda Sulut, Forkopimda Kabupaten Bolmong, para aparat Pemerintahan se-Dumoga Raya serta para tokoh, baik tokoh masyarakat, tokoh agama maupun tokoh pemuda.(fernando lumanauw)

Comment

Leave a Reply

News Feed