Manado – Kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulutenggo, kembali dihujat sebagian warga Sulut. Betapa tidak, di HUT emas Sulut ke-50, Rabu (23/09) PLN kembali memadamkan lampu. Terpantau sejak pukul 09.00 WITA, aktifitas warga Sulut lumpuh, karena jam tersebut adalah jam sibuk yang sangat tergantung pada listrik.
“50 tahun Sulut diwarnai dengan mati lampu,” tulis Inggrid warga Manado di status jejaring sosialnya.
Ada juga Ivana warga Tomohon lainnya menulis : “Seharusnya di HUT Emas, Sulut sudah tak krisis listrik. Tomohon saja kota penghasil energi, selalu saja mati lampu,” ketus Ivana.
Sementara Ketua Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia Sulut, Harry Lesar menyayangkan kinerja PLN Sulutenggo. Menurutnya PLN harus cepat mencari solusi lain.
“Jika terus seperti ini, PLN sudah merusak perekonomian Sulut,” ujar Lesar. (Jenglen Manolong)




















