
Dalam khotbah mengambil tema doa mengatasi kedagingan, ayat mas
Markus 14:32-42 yang dibawakan Ny Kapten Yenny Tengke.
“Doa merupakan kekuatan yang mampu mengatasi akan kedagingan kita,”paparnya.
Dalam pembacaan Markus 14:32-42 mengisahkan bagaimana Yesus sampai pada puncak dari pergumulan pelayanannya.
“Yakni ketika Tuhan Yesus berdoa di taman Getsmani. Dimana menyampaikan tawarannya kepada Bapanya. Hal ini jelas disampaikan yakni sekiranya mungkin cawan berlalu dari padaku,”tuturnya.
Jadi, saat itu merupakan saat yang paling menakutkan sekaligus saat kritis bagi Yesus. “Oleh karena itu dipilihnya tiga muridnya yakni orang pilihan namanya Yohanes, Yakobus dan Petrus. Ketiga ini sesungguhnya adalah murid yang sangat istimewa sebab mereka pilihan dari gurunya. Hal ini terlihat jelas dari beberapa peristiwa yang dicatat dalam alkitab pada Lukas 9:28 dan Lukas 8:51,”urainya.
Selain itu, Tengke mengajak dari ajaran Yesus Kristus yang selalu taat pada kemauan Bapa. “Mari seperti Yesus sekalipun ada pada saat kritis dan menakutkan dalam hidup tetap mengambil waktu dalam doa. Dalam keadaan apapun dalam hidup kita. Kita tetap menjadi orang kristen yang berjaga-jaga dan mari kita kalahkan kedagingan kita dengan kuasa doa,”tutupnya.(tian)


























