Infrastruktur Bakal Hambat KEK Bitung

Olvie Atteng
Olvie Atteng

 

 

Manado.  Minimnya infrastruktur bakal menghambat pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Merah, Bitung.

“Jika belum ada infrastruktur, maka KEK tak akan beroperasi dan akan begitu-begitu saja,” ujar Adi Padhyangan dari Kementerian Perindustrian RI.

Infrastruktur yang dimaksud, diantaranya pembangunan jalan tol Manado-Bitung, perpanjangan Bandara Sam Ratulangi, reklamasi di Kawasan Tanjung Merah.

Padhyangan menuturkan keinginannya agar di Sulut memiliki pusat inovasi logistik. Dia mencontohkan Jerman. Negara ini merajai bisnis rotan, padahal tak memiliki rotan. “Sulut bisa mengikuti jejak Jerman,” katanya.
Dia juga mengingatkan jika sudah beroperasi, maka KEK ini menjadi miliki dunia. “Pemerintah daerah (Pemda) seharusnya tak masuk dalam KEK ini,” tuturnya.
Meskipun demikian, Pemda tetap akan mendapatkan benefit dari KEK ini. “Diantaranya, deviden tiap tahunnya, penyerapan tenaga kerja, investasi dan PAD akan meningkat,” katanya.

Anggota Tim Pokja KEK Bitung, Joubert Maramis juga mengungkapan hal yang sama. “Tiga tahun kedepan ini harus ada pergerakan, minimal jalan, listrik dan komunikasi sudah ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Olvie Atteng mengatakan infrastruktur penunjang KEK ini harus dipersiapkan dari sekarang.
Katanya lagi, pihaknya akan melakukan sosialisasi mengenai KEK di Bitung. “Kami akan turun langsung ke sana mengingat masyarakat di sana masih belum tahu tentang KEK ini,” katanya.(Nancy Tigauw)