Minahasa – Di akhir pidatonya saat acara penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Minahasa tahun anggaran 2016, ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa lewat Sidang Paripurna, Senin (27/03), Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menyampaikan beberapa hal yang menjadi catatannya, selang empat tahun kepemimpinan di Kabupaten Minahasa bersama Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang.
Pertama dikatakan JWS, semangat perubahan kearah yang lebih baik kiranya akan terus menafasi kerja dan pengabdian seluruh stake holder, sehingga tidak sekedar mengangankan perubahan tetapi didasari dengan perencanaan yang memperhitungkan berbagai peluang serta tantangan. Hal ini menurutnya, harus tercermin dan terpatrikan dalam tabiat politik dan pemerintahan di Kabupaten Minahasa.
“Seperti yang sering menjadi ukuran masyarakat global, kita mendambakan masyarakat semakin baik, ekonomi yang baik dan ditopang oleh politik yang baik pula. Karena itu, semua stake holder pembangunan haruslah memberikan kontribusi dan topangan. Tantangan kedepan makin berat dan kompleks. Kita masih akan diperhadapkan dengan sejumlah tantangan, sehingga perlu untuk mendesain strategi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang lebih tepat agar Minahasa yang sejahtera dan bermartabat mampu kita wujudkan bersama,” ujarnya.
Kedua, dikatakan JWS, terhadap pelaksanaan pembangunan Minahasa kedepan, dirinya meyakini bahwa posisi paling depan sebagai mitra kerja pemerintah daerah adalah DPRD. Menurutnya, pihaknya cukup merasakan sinergitas yang telah terbangun secara mutual selama ini, sambil berharap kedepan hubungan kerja ini akan lebih baik lagi, lebih efektif, lebih konkrit, lebih kokoh dan luwes serta saling memajukan secara timbal balik.
“Berbagai kesuksesan yang telah mampu kita raih adalah juga wujud nyata dari kebersamaan dalam bingkai ketentuan peraturan yang berlaku, sehingga Minahasa secara khusus ditahun 2016 yang lalu telah sukses menjawab kepercayaan pemerintah pusat melalui gelaran perayaan Natal Nasonal yang dihadiri oleh Presiden Repoblik Indonesia Ir Djoko Widodo bersama sejumlah Menteri dan Pejabat pusat lainnya. Selanjutnya, pada bulan April tahun 2017 ini, Minahasa juga kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah iven nasional yaitu Paskah Nasional, yang akan dihadiri bukan hanya delegasi gereja dalam negeri tetapi juga luar negeri. Untuk itu, peran aktif dari segenap komponen masyarakat serta sinergitas segenap stake holder pemerintahan sangat diharapkan bagi suksesnya acara tersebut,” kata JWS.
Pada poin ketiga, dirinya mengatakan, di sisa satu tahun kepemimpinannya kedepan bersama Ivansa, maka fokus penyelenggaraan berbagai program dan kegiatan akan semakin dipertajam pada pencapaian target-target pembangunan sebagaimana visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Program Jangka Menengah Daerah tahun 2013-2018.
“Disisi lain, suhu politik Minahasa pasti akan semakin meningkat. Dalam konteks ini, saya meminta kiranya hal ini tidak akan mengurangi kinerja pembangunan daerah, tetapi sebaliknya akan semakin memotivasi seluruh elemen sekalian untuk mempercepat pencapaian berbagai target pembangunan daerah,” bebernya.
Selanjutnya yang keempat, JWS meyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen bangsa di tanah Toar Lumimuut, baik pimpinan dan anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, jajaran birokrasi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, rekan-rekan pers serta semua pihak yang tiada berhenti mengalirkan dukungan dalam berbagai bentuk.
“Terimas kasih atas segala dukungan, topangan dan bantuan yang telah diaktualisasikan dalam waktu empat tahun pengabdian kami sejak tahun 2013. Dukungan tersebut, tidak hanya berupa topangan baik moril maupun materil, tetapi juga berwujud kritis, saran dan masukan yang logis dan konstruktif serta tindakan nyata. Kesemuanya memberikan semangat bagi pengabdian kami untuk bekerja lebih tulus, lebih giat, lebih ikhlas menuju Minahasa yang sejahtera dan bermartabat. Akhirnya, melalui penyampaian LKPJ Bupati Minahasa tahun 2016 ini, kiranya dapat dibahas oleh DPRD Minahasa guna memperoleh rekomendasi perbaikan bagi penyempurnaan dan perbaikan dalam proses pembangunan kedepan,” pungkasnya.(fernando lumanauw)


























