Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, menggelar Rapat Penyusunan Rencana Strategi (Renstra) Sekretariat Daerah (Setda) Tahun 2018-2023, Selasa (23/10) pagi, bertempat di ruang Sidang Kantor Bupati, Tondano.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa DR Sihar W Siagian MA, didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Minahasa Philip Siwi SE, serta dihadiri Seluruh Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian dan Staf Pelaksana di Setdakab Minahasa.
Bupati ROR dalam sambutan yang disampaikan Asisten II Siagian mengatakan, penyusunan Renstra Setdakab Minahasa periode 2018-2023 ini adalah satu kegiatan yang berada di bingkai besar penyusunan dokumen perencanaan daerah lima tahunan, yang kita kenal dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Repoblik Indonrsia (Permendagri) nomor 86 tahun 2017.
“Dengan adanya amanat dari Permendagri ini, maka Pemkab Minahasa harus menyiapkan RPJMD sebagai penjabaran dari visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati minahasa. Penjabaran Visi, misi dan program tersebut tidak berdiri sendiri, karena terdapat salah satu tahapan yakni Perangkat Daerah harus menyiapkan rancangan awal Renstra,” kata Siagian.
“Renstra merupakan suatu yang penting dalam penyusunan RPJMD. Dengan demikian, harus ada konsistensi antara Renstra Setda dan RPJMD Kabupaten Minahasa, sehingga dapat bersinergi dalam berkontribusi bagi pencapaian visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati untuk lima tahun kedepan,” ujarnya lagi.
Lanjut dikatakan Siagian, Renstra Setdakab Minahasa merupakan instrumen awal untuk mengukur kinerja di setiap bagian, baik terkait pencapaian awal guna menciptakan suatu tujuan, maupun sasaran yang telah ditetapkan.
“Diharapkan peran serta dari para Kabag serta para Kasubag yang ada di lingkup Setdakab Minahasa dalam penyusunan rancangan awal Renstra, karena terdapat data-data yang melekat pada Bagian-bagian,” pungkasnya.(fernando lumanauw)


























