Minahasa – Desa Kembuan Satu Kecamatan Tondano Utara, yang memiliki penduduk berjumlah 1.137 jiwa, untuk tahun anggaran 2021 memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) sebesar Rp 1.320.959.200.
Anggaran ini bersumber dari swadaya sebesar Rp 2.565.000, bagi hasil Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp 2.500.000, Dana Desa sebesar Rp 981.978.000, bagi hasil pajak dan retribusi daerah Rp 17.385.000 dan bantuan keuangan kabupaten (DAU) sebesar Rp 42.631.200.
Anggaran ini kemudian dikelola Pemerintah Desa (Pemdes) di lima bidang yakni, bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar Rp 354.627.511, pelaksanaan pembangunan Desa sebesar Rp 521.096.000, pembinaan kemasyarakatan sebesar Rp 18.400, pemberdayaan masyarakat sebesar Rp 48.400.000, serta bidang penanggulangan bencana darurat dan mendadak Desa sebesar Rp 363.653.000.
Hukum Tua Desa Kembuan Satu, Mickhael Marlon Nender mengatakan, untuk tahun ini di bidang pembangunan Desa, pihaknya melakukan pekerjaan pembuatan jalan umum dari paving blok, kemudian pembuatan drainase.
“Tahun ini kita mengalokasikan anggaran Rp 521 juta untuk pembangunan. Tahap pertama sudah selesai dilaksanakan yakni pemasangan paving dan drainase, kemudian tahap dua masih menunggu pencairan untuk melanjutkan pemasangan paving dan drainase,” ujarnya.
Sementara, untuk membantu masyarakat kurang mampu, Pemdes Kembuan Satu mengalokasikan anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 280.800.000, untuk 78 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Di Desa ini ada 78 keluarga kurang mampu yang masuk kategori KPM. Pekan depan kita akan menyalurkan BLT untuk tahap delapan dan sembilan. Selain itu, kami juga memberikan bantuan untuk sarana tempat ibadah berupa tonk air cuci tangan dan hand sanitizer, serta bantuan lainnya kepada keluarga yang melakukan isolasi mandiri,” terang Nender.
Nender berharap, pembangunan serta pemberian bantuan lainnya yang dilakukan Pemdes Kembuan Satu ini dapat benar-benar bermanfaat dan dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Nender.
“Harapan kami, anggaran yang telah kami maksimalkan penggunaannya ini, dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kembuan Satu,” pungkasnya.(fernando lumanauw)





















